🚨 Siaran langsung paruh waktu saham AS 2026 akan segera tayang!
Bitget2026/06/26 07:25
Tautan siaran langsung 👉• Ringkasan tren terkini pasar saham AS + faktor-faktor inti yang mempengaruhi• Teknik analisis praktik berdasarkan teknikal + fundamental• Peluang dan risiko saat ini pada AI/semikonduktor dan lainnya• Saran praktik + rekomendasi arah untuk diperhatikan
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Harga minyak kembali ke 100 dolar AS memicu kekhawatiran inflasi, para trader meningkatkan taruhan pada kenaikan suku bunga bank sentral Eropa dan Inggris
Dengan kenaikan harga energi internasional yang terus berlanjut dan meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap inflasi tinggi yang kemungkinan akan terus berlangsung selama satu tahun ke depan, para trader secara signifikan meningkatkan taruhan mereka bahwa European Central Bank dan Bank of England akan kembali menaikkan suku bunga.

Saham AS semalam | Tiga indeks utama melanjutkan tren penurunan, harga penyelesaian minyak Brent naik di atas 101 dolar AS, SK Hynix (SKHY.US) naik 7%
Pada penutupan perdagangan, Dow Jones turun 405,41 poin atau 0,77%, menjadi 52.380,66 poin; indeks S&P 500 turun 37,16 poin atau 0,48%, menjadi 7.636,36 poin; indeks Nasdaq turun 168,07 poin atau 0,64%, menjadi 26.253,34 poin.

Harga emas dan perak naik: Risiko Selat Hormuz menutupi tekanan suku bunga

Saham Eropa catat penurunan terbesar dalam dua bulan! Harga minyak tembus seratus, peringatan inflasi, pasar bertaruh Bank Sentral Eropa dan Inggris akan menaikkan suku bunga empat kali.
Indeks Stoxx Europe 600 ditutup turun 1,41% pada hari Rabu, mencatat penurunan harian terbesar sejak Juli. Seiring harga minyak Brent kembali menembus 100 dolar AS, para trader bertaruh bahwa European Central Bank dan Bank of England akan menaikkan suku bunga sekitar 90 basis poin masing-masing sebelum 2027. Imbal hasil obligasi pemerintah Jerman tenor dua tahun pada hari Rabu sempat naik menjadi 3,08%, tertinggi sejak Juni 2024. Namun, sejumlah analis memperingatkan bahwa penetapan harga kenaikan suku bunga saat ini mungkin sudah berlebihan, karena saat ini belum ada bukti meluasnya inflasi dan risiko penurunan ekonomi zona euro akan membatasi ruang kenaikan suku bunga oleh bank sentral.