Dengan integrasi dompet kripto, MetaMask menambahkan dukungan untuk Bitcoin.
- 16 Desember 2025
- |
- 11:17 (UTC+8)
Dukungan native Bitcoin yang baru ditambahkan oleh MetaMask bukan sekadar pembaruan fitur baru.
Ini mencerminkan perubahan yang lebih luas yang sedang terjadi di industri cryptocurrency, di mana batas-batas antara bidang yang dulunya terpisah kini semakin kabur. Blockchain
- Dukungan MetaMask terhadap Bitcoin mencerminkan pergeseran yang lebih luas dari dompet crypto menuju ketidakbergantungan pada blockchain tertentu.
- Integrasi native BTC mengurangi ketergantungan pada aset wrapped dan solusi lintas rantai.
- Dompet semakin menjadi lapisan akses terpadu di berbagai ekosistem blockchain.
Untuk waktu yang lama, MetaMask terutama berfungsi sebagai pintu masuk ke Ethereum dan jaringan smart contract lainnya. Eksposur Bitcoin di dalam wallet
wallet sebelumnya hanya terbatas pada versi wrapped yang diterbitkan di chain pihak ketiga, yang menambah kompleksitas dan risiko tambahan. Dengan hadirnya fitur native Bitcoin, pemisahan ini pada dasarnya telah hilang.Dompet Menjadi Gateway Pembayaran yang Tidak Bergantung pada Blockchain
Seiring dengan semakin populernya aplikasi blockchain, persaingan antar dompet tidak lagi hanya seputar kesesuaian ideologis dengan jaringan tertentu, melainkan lebih pada kemudahan, cakupan akses yang luas, dan integrasi yang mendalam. Pengguna yang sebelumnya harus menggunakan alat berbeda untuk mengelola aset Bitcoin, Ethereum, dan blockchain throughput tinggi lainnya, kini dapat dengan mudah mengelola semua aset tersebut melalui satu antarmuka.
Bitcoin telah bergabung dalam percakapan
MetaMask kini mendukung Bitcoin (BTC).
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Tren besar AI masih dalam tahap awal! TSMC (TSM.US) di Konferensi Goldman Sachs merilis analisa terbaru: Agent AI akan memperluas permintaan daya komputasi ke CPU, kapasitas produksi N3 dan CoWoS masih sangat ketat
Baru-baru ini, Chief Financial Officer TSMC, Huang Ren Zhao, tampil di konferensi Goldman Sachs Communacopia + Technology untuk berbagi pandangan tentang prospek industri kecerdasan buatan (AI) serta informasi mengenai operasi internal perusahaan.

Ketegangan perang antara Amerika dan Iran meningkat, harga minyak Brent naik menjadi 102 dolar, indeks saham berjangka Amerika Serikat bervariasi naik-turun, dan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika tetap tinggi.
Minyak mentah Brent tetap berada di atas $100 per barel. Indeks MSCI Asia Pasifik turun 0,6%, indeks utama Seoul di Korea Selatan ditutup turun 0,2% pada 7034,11 poin. Bitcoin turun ke $78.299 dengan penurunan harian 0,8%. Imbal hasil obligasi AS tetap tinggi, sementara dolar bergerak turun. Pasar fokus pada data CPI AS yang akan segera diumumkan.
Semakin mengagumkan kemampuan AI, semakin perlu memperluas kapasitas penyimpanan NAND! Goldman Sachs membedah logika pasar bull “kontrak jangka panjang + volume inferensi AI yang luar biasa” dari Sandisk (SNDK.US)
Goldman Sachs mempertahankan peringkat "beli" untuk Sandisk serta target harga 12 bulan sebesar USD 2200. Berdasarkan harga penutupan pada 8 September sebesar USD 1737,99, potensi kenaikan sekitar 26,6%.

Wall Street optimis terhadap siklus pertumbuhan baru Apple (AAPL.US)! Harga iPhone 18 naik meningkatkan ASP, layar lipat dan AI berpotensi membuka ruang pertumbuhan baru
Goldman Sachs dan JPMorgan merilis laporan riset yang menyatakan bahwa acara peluncuran Apple musim gugur 2026 secara keseluruhan sesuai dengan ekspektasi, dan keduanya mempertahankan peringkat bullish terhadap Apple.

