Ikhtisar Harga GBP/JPY: Sterling menghadapi hambatan dekat level 212.80
Prospek GBP/JPY: Tren Jangka Pendek dan Level Kunci
Pound Inggris (GBP) terus menunjukkan kecenderungan bullish ringan terhadap Yen Jepang (JPY), meskipun momentum kenaikan tertahan di sekitar level 212.80 pada awal hari ini. Sejauh ini, pergerakan turun masih terbatas, dengan pasangan ini bertahan di atas 212.15.
Sentimen pasar yang positif, didorong oleh gencatan senjata di Iran, memberikan kekuatan tambahan bagi Pound selama sesi perdagangan Asia pada hari Rabu. Namun, kegagalan untuk menembus 212.80 setelah kenaikan 0,8% selama tiga hari terakhir mengindikasikan kemungkinan penurunan korektif.
Pasangan GBP/JPY kini telah mencapai target yang ditetapkan oleh pola Gartley dan menyentuh level retracement Fibonacci 78,6% dari penurunan akhir Maret. Meskipun prospek jangka pendek tetap optimis dengan hati-hati, kegagalan menembus 212.80 dapat mendorong penjual untuk mendesak koreksi yang lebih dalam.
Sinyal teknis pada grafik 4 jam masih mendukung, dengan Indeks Kekuatan Relatif (RSI) tetap di atas 50 dan indikator MACD berada di atas garis sinyalnya. Sebaliknya, grafik per jam menunjukkan kemungkinan formasi double top dan divergensi bearish pada RSI, yang bisa menjadi peringatan bagi pembeli.
Level Support dan Resistance Kunci
- Resistance: Jika pasangan ini bergerak di atas 212.80, target berikutnya adalah zona resistance signifikan 213.35, yang ditandai oleh level tertinggi pada 11, 23, dan 26 Maret.
- Support: Support langsung berada pada level terendah intraday di 212.15, diikuti oleh resistance sebelumnya di 211.50 (level tertinggi 1 April) dan level terendah 2 April di 210.35.
Analisis teknis ini dibantu oleh alat AI.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Dari ekspansi kekuatan AI hingga pendapatan aplikasi, Goldman Sachs melihat tahap baru investasi AI: siapa yang bisa mengubah Token menjadi arus kas
Fokus persaingan dalam bidang perangkat lunak aplikasi AI sedang bergeser ke penerapan nyata di perusahaan, platform perangkat lunak yang mampu secara efisien dan akurat mengubah kemampuan model menjadi hasil bisnis yang andal akan memperoleh ruang pertumbuhan baru.

Tren besar AI masih dalam tahap awal! TSMC (TSM.US) di Konferensi Goldman Sachs merilis analisa terbaru: Agent AI akan memperluas permintaan daya komputasi ke CPU, kapasitas produksi N3 dan CoWoS masih sangat ketat
Baru-baru ini, Chief Financial Officer TSMC, Huang Ren Zhao, tampil di konferensi Goldman Sachs Communacopia + Technology untuk berbagi pandangan tentang prospek industri kecerdasan buatan (AI) serta informasi mengenai operasi internal perusahaan.

Ketegangan perang antara Amerika dan Iran meningkat, harga minyak Brent naik menjadi 102 dolar, indeks saham berjangka Amerika Serikat bervariasi naik-turun, dan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika tetap tinggi.
Minyak mentah Brent tetap berada di atas $100 per barel. Indeks MSCI Asia Pasifik turun 0,6%, indeks utama Seoul di Korea Selatan ditutup turun 0,2% pada 7034,11 poin. Bitcoin turun ke $78.299 dengan penurunan harian 0,8%. Imbal hasil obligasi AS tetap tinggi, sementara dolar bergerak turun. Pasar fokus pada data CPI AS yang akan segera diumumkan.
Semakin mengagumkan kemampuan AI, semakin perlu memperluas kapasitas penyimpanan NAND! Goldman Sachs membedah logika pasar bull “kontrak jangka panjang + volume inferensi AI yang luar biasa” dari Sandisk (SNDK.US)
Goldman Sachs mempertahankan peringkat "beli" untuk Sandisk serta target harga 12 bulan sebesar USD 2200. Berdasarkan harga penutupan pada 8 September sebesar USD 1737,99, potensi kenaikan sekitar 26,6%.

