Pembaruan ETF Kripto: Bitcoin ETF Mencatat Arus Masuk Besar Sementara Ethereum & Solana ETF Tetap Stabil
Minggu 2-6 Maret merupakan kisah dua bagian untuk crypto exchange-traded fund. Sementara momentum awal tampak seperti gerbong kereta barang yang tak terkendali, suasana menjelang akhir pekan membuat pasar mendingin, mengingatkan investor bahwa sentimen institusional bisa berubah sewaktu-waktu. Pada hari Jumat, gambaran yang lebih luas menunjukkan ketahanan, meskipun selera terhadap risiko jelas difilter melalui lensa yang lebih selektif.
ETF Bitcoin Tetap Menjadi Jawara
Bitcoin tetap menjadi juara kelas berat, menarik masuk $568 juta dalam arus modal bersih sepanjang minggu. iShares Bitcoin Trust milik BlackRock (IBIT) memimpin dengan mengumpulkan sekitar $660 juta modal baru. Namun, pekan ini tidak sepenuhnya menjadi kemenangan mutlak untuk pihak bullish. Wise Origin Bitcoin Fund milik Fidelity (FBTC) justru berakhir dengan sekitar -$153 juta arus keluar, terutama disebabkan oleh tekanan jual yang besar di akhir pekan.
Pemain lain tetap bertahan di zona positif. Bitcoin Mini Trust milik Grayscale (BTC) menambah sekitar $46 juta, sementara Franklin Bitcoin ETF milik Franklin Templeton (EZBC) dan Invesco Galaxy Bitcoin ETF milik Invesco (BTCO) mencatatkan kenaikan masing-masing $22 juta dan $15 juta. WisdomTree Bitcoin Fund milik WisdomTree (BTCW) membawa masuk $16 juta, VanEck Bitcoin Trust milik VanEck (HODL) menambah $10 juta, dan Valkyrie Bitcoin Fund milik Valkyrie (BRRR) memperoleh $17 juta.
Di sisi lain, dana seperti Bitwise Bitcoin ETF milik Bitwise (BITB), ARK 21Shares Bitcoin ETF milik Ark & 21Shares (ARKB), dan Grayscale Bitcoin Trust milik Grayscale (GBTC) mengalami pekan yang lebih berat, dengan arus keluar masing-masing sebesar $24 juta, $7 juta, dan $35 juta.
Ether Fund Menghadapi Tekanan
ETF Ether ETF menghadapi pekan yang jauh lebih tenang, berhasil memperoleh arus masuk bersih total sebesar $23,56 juta. iShares Ethereum Trust ETF milik BlackRock (ETHA) menjadi bintang, menarik masuk $133 juta. Grayscale Ethereum Mini Trust milik Grayscale (ETH) juga menunjukkan performa solid dengan penambahan sekitar $84 juta, dan Grayscale Ethereum Trust (ETHE) mengumpulkan hampir $16 juta. Meski ada kenaikan tersebut, Fidelity Ethereum Fund milik Fidelity (FETH) mengalami penarikan besar-besaran hingga $218 juta, sehingga menahan kinerja sektor ini secara keseluruhan.
Solana Tetap Stabil, Sementara XRP Menurun
Dana Solana diam-diam mengumpulkan modal, mencatatkan arus masuk mingguan sebesar $24,05 juta. Performa ini hampir sepenuhnya didorong oleh Bitwise Solana Staking ETF milik Bitwise (BSOL) yang menarik sekitar $34 juta. Sementara itu, ETF XRP mengalami masa sulit, menutup pekan dengan arus keluar bersih sebesar $4,08 juta. Walaupun Canary XRP ETF milik Canary (XRPC) menonjol dengan arus masuk $6 juta, namun belum mampu menutupi tekanan jual gabungan dari 21Shares XRP ETF milik 21Shares (TOXR), Franklin XRP ETF milik Franklin Templeton (XRPZ), Grayscale XRP Trust milik Grayscale (GXRP), dan Bitwise XRP ETF milik Bitwise (BITX).
Copyright © 2026, TipRanks. Seluruh hak cipta dilindungi.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Penilaian terbaru Goldman Sachs: Kenaikan suku bunga ≠ Penurunan saham AS, pertumbuhan laba adalah kunci pasar bullish
Goldman Sachs percaya bahwa suku bunga tinggi merupakan hambatan bagi pasar saham, namun bukan kekuatan yang mengakhiri pasar bullish. Imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 30 tahun melonjak ke 5,3%, namun data historis menunjukkan bahwa rata-rata imbal hasil saham AS mencapai +9% dalam 12 bulan setelah kenaikan suku bunga. Neraca perusahaan berada pada tingkat terkuat dalam 20 tahun terakhir, investasi AI dan gelombang merger & akuisisi terus mendorong ekspektasi laba. Diperkirakan laba per saham S&P 500 pada tahun 2026 akan mencapai 340 dolar AS, meningkat 24% dibanding tahun sebelumnya.
Wall Street menambah lagi short seller Lululemon (LULU.US)! Setelah harga saham anjlok 81% dari puncaknya, BMO memperingatkan masa-masa sulit masih di depan
BMO Capital Markets percaya bahwa transformasi Lululemon dari kerugian tidak akan berlangsung cepat atau mudah. Perusahaan pakaian olahraga ini sedang menyerahkan pangsa pasar kepada para pesaingnya, dan penurunan penjualan terus semakin dalam.


"‘Bantalan’ Saham AS akan hilang?"


