Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Presiden Bundesbank Mendesak Peralihan ke Aset yang Dipatok Euro untuk Mengurangi Risiko Dollarization

Presiden Bundesbank Mendesak Peralihan ke Aset yang Dipatok Euro untuk Mengurangi Risiko Dollarization

CoinEditionCoinEdition2026/02/20 11:33
Tampilkan aslinya
Oleh:CoinEdition

Eropa harus memperkuat peran internasional euro dan mengurangi ketergantungannya pada sistem berbasis dolar, menurut presiden Deutsche Bundesbank. Berbicara di Frankfurt pada acara New Year’s Reception yang diselenggarakan oleh American Chamber of Commerce di Jerman, ia menguraikan pergeseran strategis menuju aset yang dipatok euro, solusi pembayaran digital, dan integrasi pasar modal yang lebih dalam. 

Ia berpendapat bahwa meningkatnya ketidakpastian geopolitik dan melemahnya hubungan multilateral menuntut Eropa untuk mengamankan otonomi keuangan yang lebih besar sembari tetap menjaga dialog transatlantik.

Kepala Bundesbank tersebut mengakui adanya hubungan ekonomi yang mendalam antara Eropa dan Amerika Serikat. AS tetap menjadi pasar ekspor terbesar bagi Jerman dan Uni Eropa. Selain itu, kedua ekonomi ini secara bersama-sama menyumbang hampir setengah dari PDB global dan pangsa perdagangan dunia yang signifikan.

Namun, ia mencatat bahwa perubahan kebijakan terbaru di Washington telah menimbulkan ketidakpastian dalam hubungan tersebut. Akibatnya, Eropa harus menilai kembali posisi strategisnya. Ia menekankan bahwa Eropa tidak dapat lagi mengasumsikan tingkat stabilitas yang sama dalam kerja sama global seperti dekade-dekade sebelumnya.

Selain perdagangan, investasi langsung asing secara timbal balik menyoroti kedalaman kemitraan tersebut. Namun, ia mendesak para pembuat kebijakan Eropa untuk mengatasi kelemahan internal daripada hanya berfokus pada tekanan eksternal.

Presiden Bundesbank menekankan bahwa regulasi yang kompleks membatasi investasi dan inovasi di seluruh Eropa. Oleh karena itu, ia menyerukan aturan yang lebih sederhana dan seragam di kawasan euro. Ia mendukung upaya institusi Eropa untuk menyederhanakan pengawasan keuangan sembari tetap menjaga stabilitas.

Selain itu, ia menyoroti perlunya infrastruktur energi dan digital yang lebih kuat. Eropa harus lebih banyak berinvestasi pada energi terbarukan dan kecerdasan buatan untuk meningkatkan daya saing. Selain itu, ia mendorong kemajuan yang lebih cepat pada Savings and Investments Union untuk menyalurkan tabungan tinggi Eropa ke dalam usaha-usaha produktif.

Ia berpendapat bahwa integrasi pasar modal yang lebih dalam akan membantu perusahaan inovatif untuk lebih mudah mendapatkan pendanaan. Dengan demikian, Eropa dapat memperkuat produktivitas dan mengurangi fragmentasi ekonomi di dalam pasar tunggalnya.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Penting untuk dicatat, ia sangat menekankan promosi aset dan sistem pembayaran yang berdenominasi euro. Ia mendukung pekerjaan yang sedang berlangsung terkait digital euro sebagai solusi pembayaran ritel pan-Eropa. Selain itu, ia menyoroti penelitian mata uang digital bank sentral untuk wholesale yang dapat memungkinkan pembayaran terprogram bagi institusi keuangan.

Ia juga menyatakan keterbukaan terhadap stablecoin berbasis euro untuk transaksi lintas batas berbiaya rendah. Dengan demikian, Eropa dapat mengurangi risiko dolarasi dan meningkatkan kedaulatan moneter.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Saham Eropa catat penurunan terbesar dalam dua bulan! Harga minyak tembus seratus, peringatan inflasi, pasar bertaruh Bank Sentral Eropa dan Inggris akan menaikkan suku bunga empat kali.

Indeks Stoxx Europe 600 ditutup turun 1,41% pada hari Rabu, mencatat penurunan harian terbesar sejak Juli. Seiring harga minyak Brent kembali menembus 100 dolar AS, para trader bertaruh bahwa European Central Bank dan Bank of England akan menaikkan suku bunga sekitar 90 basis poin masing-masing sebelum 2027. Imbal hasil obligasi pemerintah Jerman tenor dua tahun pada hari Rabu sempat naik menjadi 3,08%, tertinggi sejak Juni 2024. Namun, sejumlah analis memperingatkan bahwa penetapan harga kenaikan suku bunga saat ini mungkin sudah berlebihan, karena saat ini belum ada bukti meluasnya inflasi dan risiko penurunan ekonomi zona euro akan membatasi ruang kenaikan suku bunga oleh bank sentral.

华尔街见闻2026/09/09 19:46