Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Peringatan Buffett: Risiko yang Ditimbulkan oleh Perkembangan Pesat AI Tidak Kalah dengan Senjata Nuklir

Peringatan Buffett: Risiko yang Ditimbulkan oleh Perkembangan Pesat AI Tidak Kalah dengan Senjata Nuklir

格隆汇格隆汇2026/01/15 13:11
Tampilkan aslinya
Oleh:格隆汇
格隆汇1月15日|"Dewa Saham" Warren Buffett memperingatkan bahwa risiko yang dibawa oleh perkembangan pesat kecerdasan buatan (AI) mirip dengan salah satu isu geopolitik besar yang telah ia perhatikan selama bertahun-tahun—yaitu, kelahiran dan perkembangan senjata nuklir. Dalam wawancara eksklusif berdurasi dua jam yang disiarkan oleh CNBC pada Selasa malam, ia menyatakan bahwa bahkan para pemimpin AI terkemuka saat ini pun belum benar-benar memahami ke mana teknologi ini akhirnya akan menuju, dan ketidakpastian ini sendiri sudah sangat berbahaya. Hal ini selaras dengan pernyataan publiknya tentang revolusi AI dalam beberapa tahun terakhir. Pada Rapat Umum Pemegang Saham Berkshire Hathaway Mei 2024, ia mengatakan bahwa kecerdasan buatan memiliki potensi positif yang sangat besar, namun juga mungkin menghadirkan risiko yang besar.
0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Saham Eropa catat penurunan terbesar dalam dua bulan! Harga minyak tembus seratus, peringatan inflasi, pasar bertaruh Bank Sentral Eropa dan Inggris akan menaikkan suku bunga empat kali.

Indeks Stoxx Europe 600 ditutup turun 1,41% pada hari Rabu, mencatat penurunan harian terbesar sejak Juli. Seiring harga minyak Brent kembali menembus 100 dolar AS, para trader bertaruh bahwa European Central Bank dan Bank of England akan menaikkan suku bunga sekitar 90 basis poin masing-masing sebelum 2027. Imbal hasil obligasi pemerintah Jerman tenor dua tahun pada hari Rabu sempat naik menjadi 3,08%, tertinggi sejak Juni 2024. Namun, sejumlah analis memperingatkan bahwa penetapan harga kenaikan suku bunga saat ini mungkin sudah berlebihan, karena saat ini belum ada bukti meluasnya inflasi dan risiko penurunan ekonomi zona euro akan membatasi ruang kenaikan suku bunga oleh bank sentral.

华尔街见闻2026/09/09 19:46