Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Yellen menggambarkan investigasi terhadap Powell sebagai 'sangat mengganggu' otonomi The Fed, memperingatkan bahwa pasar seharusnya khawatir

Yellen menggambarkan investigasi terhadap Powell sebagai 'sangat mengganggu' otonomi The Fed, memperingatkan bahwa pasar seharusnya khawatir

101 finance101 finance2026/01/12 15:47
Tampilkan aslinya
Oleh:101 finance

Yellen Mengkritik Penyelidikan Terhadap Powell, Memperingatkan Ancaman Terhadap Independensi The Fed

Pada hari Senin, Janet Yellen, mantan Ketua Federal Reserve, dengan tegas mengkritik penyelidikan yang sedang berlangsung terhadap penerusnya, Jerome Powell. Yellen berpendapat bahwa pengawasan semacam itu melemahkan otonomi Federal Reserve. Setelah kemudian menjabat sebagai Menteri Keuangan, ia menyatakan kekhawatiran bahwa pasar keuangan tidak bereaksi cukup kuat terhadap situasi yang ia gambarkan sebagai “sangat mengganggu”.

“Saya terkejut dengan kurangnya kepedulian pasar. Menurut saya, ada alasan nyata untuk khawatir,” ujar Yellen dalam pernyataan yang dilaporkan oleh Sara Eisen dari CNBC. Pernyataannya muncul setelah Powell mengakui bahwa ia telah diberitahu tentang penyelidikan tersebut oleh Kantor Kejaksaan AS.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Saham Eropa catat penurunan terbesar dalam dua bulan! Harga minyak tembus seratus, peringatan inflasi, pasar bertaruh Bank Sentral Eropa dan Inggris akan menaikkan suku bunga empat kali.

Indeks Stoxx Europe 600 ditutup turun 1,41% pada hari Rabu, mencatat penurunan harian terbesar sejak Juli. Seiring harga minyak Brent kembali menembus 100 dolar AS, para trader bertaruh bahwa European Central Bank dan Bank of England akan menaikkan suku bunga sekitar 90 basis poin masing-masing sebelum 2027. Imbal hasil obligasi pemerintah Jerman tenor dua tahun pada hari Rabu sempat naik menjadi 3,08%, tertinggi sejak Juni 2024. Namun, sejumlah analis memperingatkan bahwa penetapan harga kenaikan suku bunga saat ini mungkin sudah berlebihan, karena saat ini belum ada bukti meluasnya inflasi dan risiko penurunan ekonomi zona euro akan membatasi ruang kenaikan suku bunga oleh bank sentral.

华尔街见闻2026/09/09 19:46