Pernyataan dari Ketua Federal Reserve Jerome H. Powell
2026/01/12 00:37Selamat malam.
Pada hari Jumat, Departemen Kehakiman melayangkan subpoena juri agung kepada Federal Reserve, mengancam tuntutan pidana terkait kesaksian saya di hadapan Komite Perbankan Senat pada bulan Juni lalu. Kesaksian tersebut sebagian membahas proyek multi-tahun untuk merenovasi gedung kantor Federal Reserve yang bersejarah.
Saya sangat menghormati supremasi hukum dan akuntabilitas dalam demokrasi kita. Tidak ada seorang pun—termasuk ketua Federal Reserve—yang berada di atas hukum. Namun tindakan yang belum pernah terjadi sebelumnya ini harus dilihat dalam konteks yang lebih luas dari ancaman dan tekanan terus-menerus dari pemerintahan.
Ancaman baru ini bukan tentang kesaksian saya pada bulan Juni lalu atau tentang renovasi gedung Federal Reserve. Ini bukan tentang peran pengawasan Kongres; Fed melalui kesaksian dan pengungkapan publik lainnya telah berupaya sebaik mungkin untuk menjaga Kongres tetap terinformasi mengenai proyek renovasi tersebut. Semua itu hanyalah dalih. Ancaman tuntutan pidana merupakan konsekuensi dari keputusan Federal Reserve dalam menetapkan suku bunga berdasarkan penilaian terbaik kami untuk melayani kepentingan publik, dan bukan mengikuti preferensi Presiden.
Ini adalah tentang apakah Fed akan mampu terus menetapkan suku bunga berdasarkan bukti dan kondisi ekonomi—atau apakah kebijakan moneter justru akan diarahkan oleh tekanan atau intimidasi politik.
Saya telah melayani di Federal Reserve di bawah empat pemerintahan, baik dari Partai Republik maupun Demokrat. Dalam setiap kasus, saya menjalankan tugas tanpa rasa takut atau memihak secara politik, hanya fokus pada mandat kami untuk stabilitas harga dan kesempatan kerja maksimal. Pelayanan publik terkadang menuntut untuk tetap teguh menghadapi ancaman. Saya akan terus menjalankan tugas yang telah dikonfirmasi Senat kepada saya, dengan integritas dan komitmen untuk melayani rakyat Amerika.
Terima kasih.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Harga emas dan perak naik: Risiko Selat Hormuz menutupi tekanan suku bunga

Saham Eropa catat penurunan terbesar dalam dua bulan! Harga minyak tembus seratus, peringatan inflasi, pasar bertaruh Bank Sentral Eropa dan Inggris akan menaikkan suku bunga empat kali.
Indeks Stoxx Europe 600 ditutup turun 1,41% pada hari Rabu, mencatat penurunan harian terbesar sejak Juli. Seiring harga minyak Brent kembali menembus 100 dolar AS, para trader bertaruh bahwa European Central Bank dan Bank of England akan menaikkan suku bunga sekitar 90 basis poin masing-masing sebelum 2027. Imbal hasil obligasi pemerintah Jerman tenor dua tahun pada hari Rabu sempat naik menjadi 3,08%, tertinggi sejak Juni 2024. Namun, sejumlah analis memperingatkan bahwa penetapan harga kenaikan suku bunga saat ini mungkin sudah berlebihan, karena saat ini belum ada bukti meluasnya inflasi dan risiko penurunan ekonomi zona euro akan membatasi ruang kenaikan suku bunga oleh bank sentral.
