Pasar cryptocurrency sedang bersiap menghadapi fluktuasi signifikan dalam 24 jam ke depan karena dua perkembangan penting yang berasal dari Amerika Serikat. Dengan total kapitalisasi pasar mendekati angka $3,11 triliun, para investor dengan cermat mengamati keputusan dan data dari Washington. Taruhan besar melibatkan putusan Mahkamah Agung tentang tarif bea cukai dan data ketenagakerjaan penting, yang keduanya dapat berdampak besar pada tren harga. Posisi yang terakumulasi di pasar opsi semakin memperkuat potensi volatilitas.
Tindakan AS Memicu Volatilitas Tak Terbendung di Pasar Kripto
Dampak Putusan Tarif Mahkamah Agung AS
Peristiwa besar pertama yang menjadi sorotan adalah pengumuman yang dinanti dari Mahkamah Agung AS terkait tarif bea cukai. Pada April lalu, Presiden Donald Trump memberlakukan tarif antara 10% hingga 50%, yang dipresentasikan sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Pengadilan akan mengevaluasi dasar hukum dari kebijakan ini, sebuah keputusan yang berdampak tidak hanya pada kebijakan perdagangan tetapi juga pada pasar keuangan.
Indikator berbasis pasar, seperti platform prediksi Polymarket, menunjukkan probabilitas 76% bahwa tarif tersebut akan dinyatakan tidak sah. Jika skenario ini terjadi, Departemen Keuangan AS mungkin mempertimbangkan pengembalian sebagian dari sekitar $600 miliar yang telah dikumpulkan sejauh ini. Kemungkinan ini dapat memicu perubahan mendadak dalam sentimen investor, yang berdampak pada saham dan cryptocurrency secara bersamaan.
Kemungkinan pembatalan tarif dapat memperkuat persepsi bahwa ekspektasi pertumbuhan semakin melemah. Selera risiko yang terbatas bisa menyebabkan posisi jangka pendek terurai, sehingga mempercepat pencarian arah di pasar cryptocurrency.
Data Ketenagakerjaan dan Jatuh Tempo Opsi Mengguncang Pasar
Fokus kedua adalah data tingkat pengangguran yang akan dirilis di AS. Konsensus pasar memperkirakan penurunan dari 4,6% menjadi 4,5%. Setiap kenaikan di atas ekspektasi dapat meningkatkan kekhawatiran resesi, sementara data ketenagakerjaan yang lebih kuat dapat semakin mengurangi harapan untuk pemangkasan suku bunga.
Harga saat ini mencerminkan probabilitas 13% untuk pemotongan suku bunga pada bulan Januari. Data ketenagakerjaan yang kuat dapat sepenuhnya menghilangkan kemungkinan ini, memperkuat ekspektasi kebijakan moneter yang ketat. Skenario ini dipandang sebagai sinyal makroekonomi yang dapat memberikan tekanan pada cryptocurrency.
Selain itu, pada hari yang sama, jatuh tempo opsi Bitcoin dan Ethereum dapat memicu pergerakan jangka pendek. Menurut data Deribit, opsi senilai lebih dari $2,2 miliar akan jatuh tempo. Opsi Bitcoin mencapai sekitar $1,89 miliar, dengan titik nyeri maksimum di $90.000, sedikit di atas harga saat ini. Untuk Ethereum, $396 juta dalam opsi terkonsentrasi di sekitar level $3.100.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Mimpi "American Mining Dream" Perusahaan Tambang Bitcoin Pupus! Perusahaan Tambang Beralih ke Pembangunan Pusat Data AI, Keterbatasan Listrik Menjadi Kunci Penilaian Ulang
Karena perkembangan pesat kecerdasan buatan dan anjloknya harga mata uang kripto, rencana Donald Trump untuk memusatkan aktivitas penambangan bitcoin di Amerika Serikat sedang runtuh. Dibandingkan dengan Oktober tahun lalu, saat ini daya komputasi yang digunakan untuk menambang bitcoin turun 18%.

Insentif pajak untuk pusat data berubah! Lebih dari sepuluh negara bagian di Amerika Serikat meninjau kembali insentif pajak, ekspansi daya komputasi AI menghadapi hambatan
Untuk tema investasi daya komputasi AI, perubahan kebijakan pertama-tama memengaruhi lokasi pembangunan, biaya pembangunan, serta waktu terwujudnya pengembalian investasi. Insentif pusat data di negara bagian Ohio mencakup peralatan komputasi, sistem pendingin, peralatan listrik, dan sebagian material konstruksi, sehingga penyesuaian cakupannya dapat memengaruhi seluruh kawasan pusat data.

86% saham penyusun mencatat laba melebihi ekspektasi! Demam AI memicu lonjakan laba S&P 500, proyeksi pertumbuhan tahunan naik menjadi 32%
Ekspektasi laba tahunan untuk indeks S&P 500 sedang meningkat, didukung oleh demam kecerdasan buatan serta kinerja laba paruh pertama tahun ini yang lebih baik dari perkiraan.

Dari leverage harian ke leverage per jam! Pelajaran dari Korea belum lama berlalu, Wall Street kembali mencoba alat perdagangan ritel yang lebih ekstrem
Defiance ETFs telah mengajukan dokumen kepada Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC), berencana meluncurkan serangkaian dana leverage yang bertujuan untuk memperbesar kenaikan atau penurunan beberapa saham hingga dua kali lipat—namun unit pengukurannya bukan per hari, melainkan per jam.

