Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Prospek EUR/JPY: Bergerak menuju 183,50 di tengah ketidakpastian kenaikan suku bunga BoJ, momentum bullish tetap bertahan

Prospek EUR/JPY: Bergerak menuju 183,50 di tengah ketidakpastian kenaikan suku bunga BoJ, momentum bullish tetap bertahan

101 finance101 finance2026/01/06 05:22
Tampilkan aslinya
Oleh:101 finance

EUR/JPY Menguat Seiring Yen Melemah di Tengah Ketidakpastian BoJ

Pada awal perdagangan Selasa di Eropa, pasangan EUR/JPY naik ke sekitar 183,50. Yen Jepang (JPY) kehilangan nilai terhadap Euro (EUR), dipengaruhi oleh ketidakpastian yang berkelanjutan mengenai waktu kenaikan suku bunga berikutnya oleh Bank of Japan (BoJ) dan sentimen pasar yang umumnya optimis.

Pada hari Senin, Gubernur BoJ Kazuo Ueda mengindikasikan bahwa kenaikan suku bunga lebih lanjut akan dipertimbangkan jika kondisi ekonomi dan tren inflasi tetap konsisten dengan proyeksi bank sentral untuk pertumbuhan harga yang berkelanjutan. Banyak ahli pasar memperkirakan penyesuaian suku bunga berikutnya akan terjadi sekitar pertengahan tahun, setelah adanya konfirmasi kenaikan upah yang kuat dari negosiasi tenaga kerja "shunto" pada musim semi.

Beralih ke Euro, European Central Bank (ECB) memilih untuk mempertahankan suku bunganya pada pertemuan Desember. Panduan ke depan dari bank tersebut menandakan tidak ada urgensi untuk pengurangan suku bunga lebih lanjut, yang dapat memberikan dukungan bagi EUR terhadap JPY. Sebagian besar ekonom memprediksi ECB akan mempertahankan suku bunga stabil hingga 2026.

Tinjauan Teknis

Pada grafik harian, EUR/JPY tetap jauh di atas EMA 100-hari yang naik, saat ini di 178,25, menjaga tren bullish yang jelas. Rata-rata pergerakan jangka panjang terus meningkat, sedangkan rata-rata jangka pendek telah sejajar dengan harga saat ini, mengindikasikan periode keseimbangan setelah pergerakan naik yang kuat. Pasangan ini diperdagangkan di dekat tengah Bollinger Bands, yang telah menyempit, menandakan volatilitas yang lebih rendah dan jeda dalam momentum. RSI berada di 55,91, mencerminkan kekuatan bullish moderat. Resistensi utama terlihat pada Bollinger Band atas di dekat 185,00, dengan dukungan awal di band bawah sekitar 181,87.

Tren naik secara keseluruhan tetap utuh, dengan rata-rata pergerakan yang meningkat mengisyaratkan bahwa setiap koreksi mungkin menemukan dukungan di dekat EMA 100-hari di 178,25. Penyempitan Bollinger Bands menunjukkan skenario breakout potensial, di mana pergerakan tegas menjauh dari band tengah dapat menentukan arah berikutnya. Momentum RSI bersifat netral hingga sedikit positif, dan kenaikan lebih lanjut akan memperkuat prospek bullish. Penutupan harian di atas 185,01 dapat membuka peluang untuk kenaikan tambahan, sementara penurunan di bawah 181,87 dapat membuat pasangan ini rentan terhadap penurunan lebih lanjut menuju 178,25.

(Analisis teknis ini dihasilkan dengan bantuan alat AI.)

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Debat Besar Batas AI: Batas Puncak 2027 vs Pelepasan Kapasitas Besar dan Runtuhnya Harga 2028

Analis Ben Bajarin berpendapat bahwa permintaan daya komputasi AI akan terus meningkat, dan tahun 2027 akan menjadi "titik leher botol" paling parah dalam pembatasan pasokan industri secara keseluruhan, sedangkan pada tahun 2028, penawaran dan permintaan akan tetap seimbang dengan sedikit keketatan. Jay Goldberg memperingatkan bahwa hukum siklus sejarah menunjukkan bahwa kapasitas produksi besar seperti TSMC dapat memicu runtuhnya kekuasaan penetapan harga dan pengembalian margin keuntungan ke nilai rata-rata. Keduanya sepakat bahwa era "tutup mata beli langsung melonjak" pada rantai pasok AI telah berakhir, sehingga para investor harus dengan cermat memilih aset inti yang tahan terhadap penetapan harga lintas siklus.

华尔街见闻2026/09/10 01:46

Jepang sedang menyeret dunia ke dalam “masalah”

Imbal hasil obligasi pemerintah Jepang untuk pertama kalinya dalam 30 tahun menembus 3%, memicu peringatan global. Nomura menyatakan bahwa sumber utama kenaikan imbal hasil jangka panjang global saat ini berasal dari Jepang sendiri—gabungan ekspansi fiskal yang tak terkendali dan ekspektasi kenaikan suku bunga bank sentral telah menjadikan premi risiko fiskal sebagai pendorong terbesar. Yang lebih mengkhawatirkan pasar adalah imbal hasil obligasi Jepang yang terus meningkat tidak hanya mengancam neraca keuangan lembaga keuangan global, tetapi juga dapat memecahkan gelembung saham teknologi AI, sehingga memicu perlambatan ekonomi secara tiba-tiba.

华尔街见闻2026/09/10 01:46