Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
USD/JPY tetap di bawah 158,90 karena BOJ mempertahankan nada hawkish – BBH

USD/JPY tetap di bawah 158,90 karena BOJ mempertahankan nada hawkish – BBH

101 finance101 finance2026/01/05 12:33
Tampilkan aslinya
Oleh:101 finance

USD/JPY Menghadapi Resistensi Meski BOJ Bersikap Hawkish

Pasangan mata uang USD/JPY terus mengalami kesulitan di bawah level double-top terbaru di sekitar 158,90, meskipun Bank of Japan (BOJ) tetap bersikap tegas terhadap pengetatan kebijakan. Gubernur BOJ Kazuo Ueda telah menegaskan kembali bahwa suku bunga diperkirakan akan naik seiring dengan membaiknya ekonomi dan inflasi Jepang. Saat ini, suku bunga kebijakan masih berada di bawah kisaran netral 1% hingga 2,5%.

Menurut analis FX dari BBH, ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga BOJ, terutama jika dibandingkan dengan potensi pemotongan suku bunga Federal Reserve, mengindikasikan bahwa USD/JPY bisa turun menuju level 140,00 dalam satu tahun ke depan.

Gubernur BOJ Ueda Memberi Sinyal Akan Ada Kenaikan Suku Bunga Lagi

Gubernur Ueda menekankan kesiapan bank sentral untuk terus menaikkan suku bunga sesuai dengan kondisi ekonomi yang mendukung. Dengan suku bunga kebijakan saat ini di 0,75%, masih ada ruang yang signifikan sebelum mencapai kisaran netral yang diperkirakan BOJ, yaitu 1% hingga 2,5%.

Saat ini, pasar swap memperkirakan hampir 50 basis poin kenaikan suku bunga BOJ dalam setahun ke depan, sementara pada saat yang sama pasar juga memperkirakan The Fed akan menurunkan suku bunga sekitar 75 basis poin. Perbedaan kebijakan moneter ini dapat mendorong USD/JPY semakin mendekati 140,00, sesuai dengan proyeksi perbedaan suku bunga kebijakan dalam satu tahun.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Laporan: OpenAI diperkirakan akan menghabiskan biaya komputasi sebesar 750 miliar dolar AS pada tahun 2030! Perusahaan masih mengatakan "daya komputasi sangat tidak mencukupi"

OpenAI telah menaikkan prediksi pengeluaran daya komputasi hingga tahun 2030 menjadi 750 miliar dolar AS, naik lebih dari 25% dari perkiraan sebelumnya sekitar 600 miliar dolar AS. Hambatan pasokan di berbagai sektor seperti chip, listrik, dan lahan masih ada, sehingga tantangan utama bagi sektor infrastruktur AI adalah apakah pesanan besar tersebut dapat diubah menjadi daya komputasi yang tersedia tepat waktu.

华尔街见闻2026/09/10 00:01

Trump tekan Fed untuk "menurunkan suku bunga demi menyelamatkan ekonomi", namun pasar justru bertaruh kemungkinan kenaikan suku bunga pada bulan September mencapai 60%

Menjelang pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve pada bulan September (dijadwalkan pada 15-16 September), Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pejabat tinggi pemerintahannya secara intens menyerukan kepada bank sentral untuk tidak menaikkan suku bunga, bahkan mendesak penurunan suku bunga acuan.

智通财经2026/09/09 23:31
Trump tekan Fed untuk "menurunkan suku bunga demi menyelamatkan ekonomi", namun pasar justru bertaruh kemungkinan kenaikan suku bunga pada bulan September mencapai 60%

Saham energi AS tetap "murah" setelah reli besar: Harga minyak yang tinggi bisa membawa perbaikan valuasi

Energy Select Sector SPDR ETF yang melacak saham energi AS telah naik lebih dari 43% sejak awal tahun, jauh melampaui sektor S&P 500 lainnya. Meski demikian, sektor energi masih menjadi salah satu sektor dengan valuasi terendah di S&P 500. Harga minyak yang tinggi memberikan keuntungan berlebih bagi saham energi, namun sebelumnya Wall Street menganggap pertumbuhan laba kali ini hanya fenomena sementara. Jika harga minyak tinggi bertahan lebih lama dari perkiraan, perbaikan valuasi saham energi mungkin baru saja dimulai.

华尔街见闻2026/09/09 23:21

Besent membawa penembak kacang bermain perang tank, repo obligasi AS mengalami hambatan, imbal hasil obligasi 10 tahun AS mencapai tertinggi baru dalam tiga tahun

Obligasi pemerintah AS saat ini menghadapi berbagai tekanan seperti harga minyak yang tinggi memperparah inflasi, ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve yang memanas, defisit anggaran yang besar, serta perusahaan-perusahaan yang menerbitkan obligasi secara massal. Sementara itu, skala pembelian kembali sebesar 6 miliar dolar AS juga tidak sesuai ekspektasi pasar. Sebelumnya, Bensen secara jelas menyatakan menekan imbal hasil jangka panjang sebagai tujuan kebijakan, namun pada hari Selasa ia mengakui tidak dapat mengubah harga "keseimbangan" obligasi pemerintah. Analis menunjukkan bahwa pembelian kembali tidak dapat menghentikan pergerakan imbal hasil yang didorong oleh fundamental. "Departemen Keuangan datang ke medan perang tank hanya dengan ketapel."

华尔街见闻2026/09/09 23:01