Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
RLUSD Ripple Melonjak Sementara XRP Berkinerja Buruk

RLUSD Ripple Melonjak Sementara XRP Berkinerja Buruk

UTodayUToday2025/12/30 06:33
Tampilkan aslinya
Oleh:UToday

Dalam sebuah posting media sosial baru-baru ini, perusahaan blockchain enterprise Ripple merayakan pencapaian stablecoin RLUSD miliknya. 

Token yang sedang naik daun ini telah mengalami peluncuran operasional penuh setelah debutnya yang ramai pada akhir 2024. 

RLUSD: tahun stablecoin pic.twitter.com/Xg7n1PKeqn

— Ripple (@Ripple) 29 Desember 2025

Hingga November 2025, RLUSD telah melampaui kapitalisasi pasar sebesar $1 miliar. Saat ini, RLUSD menjadi salah satu stablecoin terbesar yang didukung USD, hanya berada di belakang raksasa seperti Tether (USDT), USDC milik Circle, dan PYUSD dari PayPal.

Token ini telah terdaftar di sejumlah bursa utama sementara BNY Mellon dipilih untuk menjaga cadangannya. 

RLUSD: tahun stablecoin pic.twitter.com/Xg7n1PKeqn

— Ripple (@Ripple) 29 Desember 2025

Ripple juga telah bergerak untuk meningkatkan utilitas RLUSD dengan bermitra bersama bursa dan fintech berbasis di Afrika seperti Yellow Card, VALR, dan Chipper Cash. 

Perusahaan yang berbasis di San Francisco ini juga fokus mengintegrasikan RLUSD ke dalam alur kerja keuangan tradisional. Kolaborasi penting meliputi uji coba dengan Mastercard dan WebBank untuk penyelesaian fiat di XRP Ledger.

Tahun yang kurang baik untuk XRP

Ini bukanlah "tahun yang hebat" untuk XRP, mengingat token ini diperdagangkan jauh lebih rendah sekarang dibandingkan dengan awal tahun. Sejauh ini, nilainya turun 11% secara year-to-date. 

Cryptocurrency yang berafiliasi dengan Ripple ini sempat mengalami "bull trap" klasik di pertengahan tahun. Pada bulan Juli, terjadi candle hijau besar yang berakhir dengan rekor tertinggi baru. 

Namun, reli yang didorong Korea Selatan tersebut dengan cepat dijual. Pada bulan berikutnya, XRP mencatat candle merah besar yang menghapus hampir seluruh keuntungan bulan Juli. 

Tren pada paruh kedua 2025 sangat bearish. Sejak puncak Juli, XRP mencetak serangkaian lower high dan lower low.

Tiga candle utama terakhir (Oktober, November, dan candle Desember saat ini) semuanya berwarna merah. 

Harga XRP masih jauh lebih tinggi dibandingkan pertengahan 2024. Namun, dapat dikatakan bahwa momentumnya telah hilang. 

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Wall Street optimis terhadap siklus pertumbuhan baru Apple (AAPL.US)! Harga iPhone 18 naik meningkatkan ASP, layar lipat dan AI berpotensi membuka ruang pertumbuhan baru

Goldman Sachs dan JPMorgan merilis laporan riset yang menyatakan bahwa acara peluncuran Apple musim gugur 2026 secara keseluruhan sesuai dengan ekspektasi, dan keduanya mempertahankan peringkat bullish terhadap Apple.

智通财经2026/09/10 08:51
Wall Street optimis terhadap siklus pertumbuhan baru Apple (AAPL.US)! Harga iPhone 18 naik meningkatkan ASP, layar lipat dan AI berpotensi membuka ruang pertumbuhan baru

Bank Sentral Eropa kemungkinan besar akan menaikkan suku bunga malam ini, pasar fokus pada jalur kebijakan masa depan dan apakah Lagarde akan tetap menjabat

Bank Sentral Eropa akan mengumumkan keputusan suku bunga pada pukul 20:15 waktu Beijing hari Kamis, dan pasar secara umum memperkirakan bank tersebut akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin.

智通财经2026/09/10 07:06
Bank Sentral Eropa kemungkinan besar akan menaikkan suku bunga malam ini, pasar fokus pada jalur kebijakan masa depan dan apakah Lagarde akan tetap menjabat

Premium risiko saham AS turun ke level terendah sejak 2002, JPMorgan: Dampak kenaikan suku bunga akan lebih menyakitkan dibandingkan dua dekade terakhir

Bantalan risiko di pasar saham AS mulai menipis. JPMorgan memperingatkan bahwa ekuitas risk premium S&P 500 telah turun menjadi 2,1%, level terendah sejak 2002, lebih dari 100 basis poin di bawah rata-rata historis. Era premi rendah ini menyimpan tiga risiko utama: sensitivitas pasar saham terhadap guncangan suku bunga meningkat secara sistemik; investor global yang kelebihan alokasi saham ke level tertinggi dalam dua puluh tahun menghadapi tekanan rebalancing; serta penguatan korelasi positif antara saham dan obligasi membuat strategi risk parity terus gagal. Jika suku bunga riil naik lebih lanjut, penyesuaian valuasi yang selama ini berlangsung diam-diam bisa terjadi dengan keras.

华尔街见闻2026/09/10 06:31