e& UAE akan mulai menerima AE Coin untuk pembayaran layanan telekomunikasi
e& UAE dan Al Maryah Community Bank menandatangani nota kesepahaman untuk memperkenalkan AE Coin, stablecoin berlisensi pertama di UEA yang didukung oleh dirham, untuk pembayaran tagihan dan akses layanan digital.
Operator telekomunikasi e& UAE menjalin perjanjian strategis dengan Al Maryah Community Bank (Mbank) yang akan mengintegrasikan AE Coin ke dalam infrastruktur pembayaran perusahaan. Ini akan memungkinkan jutaan pengguna membayar layanan seluler dan rumah, mengisi ulang akun, dan melakukan transaksi digital menggunakan stablecoin yang sepenuhnya diatur dan didukung oleh mata uang nasional.
Menurut dokumen yang ditandatangani, AE Coin, stablecoin UEA pertama yang sepenuhnya didukung oleh cadangan dirham dan berlisensi dari bank sentral, akan diintegrasikan ke dalam proses bisnis inti e& UAE. Integrasi ini akan mencakup pembayaran untuk layanan seluler dan rumah, pengisian ulang untuk paket prabayar dan pascabayar, penggunaan platform digital e& dan sistem swalayan, serta di masa depan, layanan e-commerce.
Siaran pers menekankan bahwa stablecoin ini akan memastikan penyelesaian instan dan transparan, sekaligus meningkatkan keamanan transaksi melalui sistem blockchain yang diatur. Dalam jangka panjang, hal ini menciptakan fondasi untuk membangun ekosistem pembayaran digital sepenuhnya di UEA.
e& (sebelumnya Etisalat) adalah grup telekomunikasi dan teknologi terkemuka di UEA, menyediakan layanan seluler, internet, dan digital melalui aplikasi e& UAE, serta dompet digital (e& money), layanan keuangan, solusi rumah pintar, dan lainnya. Perusahaan ini merupakan pemain kunci dalam transformasi digital UEA.
CEO e& Group
CEO Al Maryah Community Bank
Inisiatif e& secara langsung mendukung tujuan strategis UEA — mengembangkan ekonomi digital, memperluas penggunaan penyelesaian blockchain yang aman, meningkatkan transparansi keuangan, dan memajukan negara sebagai pusat global untuk inovasi FinTech.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Besent membawa penembak kacang bermain perang tank, repo obligasi AS mengalami hambatan, imbal hasil obligasi 10 tahun AS mencapai tertinggi baru dalam tiga tahun
Obligasi pemerintah AS saat ini menghadapi berbagai tekanan seperti harga minyak yang tinggi memperparah inflasi, ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve yang memanas, defisit anggaran yang besar, serta perusahaan-perusahaan yang menerbitkan obligasi secara massal. Sementara itu, skala pembelian kembali sebesar 6 miliar dolar AS juga tidak sesuai ekspektasi pasar. Sebelumnya, Bensen secara jelas menyatakan menekan imbal hasil jangka panjang sebagai tujuan kebijakan, namun pada hari Selasa ia mengakui tidak dapat mengubah harga "keseimbangan" obligasi pemerintah. Analis menunjukkan bahwa pembelian kembali tidak dapat menghentikan pergerakan imbal hasil yang didorong oleh fundamental. "Departemen Keuangan datang ke medan perang tank hanya dengan ketapel."

Era "layar lipat" Apple (AAPL.US) telah tiba! iPhone Duo seharga 1999 dolar AS diluncurkan, AI sepenuhnya meresap ke dalam ekosistem perangkat keras
Apple mengadakan acara peluncuran produk baru tahunan pada hari Rabu, secara resmi memperkenalkan ponsel layar lipat pertama perusahaan yaitu iPhone Duo, serta meluncurkan seri iPhone 18 Pro, Apple Watch Series 12, Apple Watch Ultra 4, dan AirPods 5 sebagai produk terbaru.

Harga minyak kembali ke 100 dolar AS memicu kekhawatiran inflasi, para trader meningkatkan taruhan pada kenaikan suku bunga bank sentral Eropa dan Inggris
Dengan kenaikan harga energi internasional yang terus berlanjut dan meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap inflasi tinggi yang kemungkinan akan terus berlangsung selama satu tahun ke depan, para trader secara signifikan meningkatkan taruhan mereka bahwa European Central Bank dan Bank of England akan kembali menaikkan suku bunga.

