Perusahaan Analisis Memperingatkan: "Ini adalah Rata-rata Level Pembelian untuk Investor Bitcoin, Harga Tidak Boleh Turun di Bawah Level Ini"
Perusahaan analitik cryptocurrency CryptoQuant mencatat bahwa harga Bitcoin sedang mendekati ambang kritis dalam hal perilaku investor.
Menurut perusahaan tersebut, Bitcoin diperdagangkan di dekat level $81.500, yang dianggap sebagai biaya rata-rata bagi para investor. Mereka memperingatkan bahwa penurunan di bawah level ini dapat meningkatkan tekanan jual di pasar dan menyebabkan penurunan yang lebih dalam.
Dalam analisanya, CryptoQuant mencatat bahwa level harga Bitcoin saat ini bukan hanya ambang psikologis, tetapi juga mewakili biaya rata-rata di mana investor benar-benar masuk ke pasar. Indikator ini, yang disebut True Market Average Price (TMMP), mencerminkan harga pembelian rata-rata di rantai, tidak termasuk penambang. Secara historis, level ini telah bertindak sebagai "titik ekuilibrium" bagi pasar. Ketika Bitcoin tetap di atas level ini, investor dianggap lebih nyaman, dan penurunan harga dipandang sebagai peluang beli. Namun, ketika harga turun di bawah TMMP, level ini sering menjadi resistensi, dan investor yang membeli di biaya rata-rata dapat menggunakan reli sebagai peluang keluar.
Indikator menonjol lainnya dalam analisis ini adalah AVIV Ratio. Metrik ini hanya berfokus pada profitabilitas investor dengan membandingkan kapitalisasi pasar aktif dengan kapitalisasi pasar yang terealisasi. CryptoQuant menggambarkan AVIV Ratio sebagai indikator sentimen dan posisi berdasarkan perilaku on-chain, bukan momentum harga. Mereka mencatat bahwa level AVIV saat ini menyerupai "transisi jangka menengah" yang terlihat pada siklus sebelumnya. Selama periode seperti itu, pasar tidak mengalami penurunan tajam, juga tidak muncul tren naik yang kuat; harga cenderung bergerak sideways, volatilitas menurun, dan investor secara diam-diam menyeimbangkan kembali posisi mereka.
Menurut CryptoQuant, proses ini menandai fase kritis di mana kepercayaan yang lemah mulai muncul di pasar. Jika Bitcoin berhasil bertahan di atas level TMMP sekitar $81.500 dan tingkat AVIV stabil di kisaran 0,8-0,9, ini akan menunjukkan bahwa investor menyerap pasokan dan mempertahankan level biaya. Skenario ini dianggap sebagai sinyal positif dalam hal mempertahankan tren saat ini. Sebaliknya, penurunan harga di bawah TMMP dan ketatnya tingkat AVIV yang berlanjut dapat menandakan penurunan profitabilitas dan melemahnya kepercayaan investor. Hal ini biasanya menyebabkan pencarian permintaan baru di level yang lebih rendah.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Dari ekspansi kekuatan AI hingga pendapatan aplikasi, Goldman Sachs melihat tahap baru investasi AI: siapa yang bisa mengubah Token menjadi arus kas
Fokus persaingan dalam bidang perangkat lunak aplikasi AI sedang bergeser ke penerapan nyata di perusahaan, platform perangkat lunak yang mampu secara efisien dan akurat mengubah kemampuan model menjadi hasil bisnis yang andal akan memperoleh ruang pertumbuhan baru.

Tren besar AI masih dalam tahap awal! TSMC (TSM.US) di Konferensi Goldman Sachs merilis analisa terbaru: Agent AI akan memperluas permintaan daya komputasi ke CPU, kapasitas produksi N3 dan CoWoS masih sangat ketat
Baru-baru ini, Chief Financial Officer TSMC, Huang Ren Zhao, tampil di konferensi Goldman Sachs Communacopia + Technology untuk berbagi pandangan tentang prospek industri kecerdasan buatan (AI) serta informasi mengenai operasi internal perusahaan.

Ketegangan perang antara Amerika dan Iran meningkat, harga minyak Brent naik menjadi 102 dolar, indeks saham berjangka Amerika Serikat bervariasi naik-turun, dan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika tetap tinggi.
Minyak mentah Brent tetap berada di atas $100 per barel. Indeks MSCI Asia Pasifik turun 0,6%, indeks utama Seoul di Korea Selatan ditutup turun 0,2% pada 7034,11 poin. Bitcoin turun ke $78.299 dengan penurunan harian 0,8%. Imbal hasil obligasi AS tetap tinggi, sementara dolar bergerak turun. Pasar fokus pada data CPI AS yang akan segera diumumkan.
Semakin mengagumkan kemampuan AI, semakin perlu memperluas kapasitas penyimpanan NAND! Goldman Sachs membedah logika pasar bull “kontrak jangka panjang + volume inferensi AI yang luar biasa” dari Sandisk (SNDK.US)
Goldman Sachs mempertahankan peringkat "beli" untuk Sandisk serta target harga 12 bulan sebesar USD 2200. Berdasarkan harga penutupan pada 8 September sebesar USD 1737,99, potensi kenaikan sekitar 26,6%.

