Saham AS Bergerak | Qualcomm (QCOM.US) naik lebih dari 2%, mulai September menaikkan harga produk untuk memperbaiki tekanan margin keuntungan jangka pendek
Pada hari Senin, Qualcomm (QCOM.US) naik lebih dari 2%, ditutup pada 168,48 dolar AS.
Menurut informasi dari Zhiyi Tong Finance APP, pada hari Senin, Qualcomm (QCOM.US) naik lebih dari 2%, ditutup di angka 168,48 dolar AS. Dalam pemberitaan, Qualcomm sebelumnya mengumumkan akan menaikkan harga produknya mulai 1 September untuk menghadapi tekanan akibat kenaikan biaya rantai pasokan yang terus berlangsung. CEO Qualcomm, Ammon, menyatakan bahwa tujuan utama kenaikan harga ini adalah agar margin laba kotor perusahaan dapat kembali ke tingkat normal historis. Ia menekankan bahwa Qualcomm hanya meneruskan peningkatan biaya yang signifikan tersebut ke hilir. Saat ini, kenaikan biaya berlangsung lebih cepat daripada penyesuaian harga produk, sehingga margin laba kotor perusahaan dalam jangka pendek tertekan, dan kenaikan harga akan menjadi kunci bagi Qualcomm untuk mengatasi masalah ini.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Platform pemasaran AI Braze (BRZE.US) melaporkan hasil positif namun saham turun tajam setelah jam perdagangan! Pendapatan dan EPS Q2 melebihi ekspektasi, panduan tahunan dinaikkan.
Platform pemasaran kecerdasan buatan (AI) Braze telah mengumumkan kinerja kuartal kedua yang lebih baik dari perkiraan, sekaligus menaikkan panduan kinerja penuh tahun fiskal 2027.


Bank Komunitas Hawaii, American Savings Bank (ASBH.US) mengajukan IPO: berencana mengumpulkan 120 juta dolar, seluruhnya melalui penjualan saham lama (100%).
Bank komunitas Hawaii, American Savings Bank, mengumumkan persyaratan IPO-nya pada hari Selasa.

Chevron (CVX.US) menggelontorkan 7 miliar dolar AS untuk bertaruh pada Venezuela! Jumlah rig pengeboran minyak akan menjadi dua kali lipat, dan produksi harian ditargetkan mencapai 600.000 barel.
Sebagai bagian dari rencana ekspansi senilai 7 billions dolar AS selama lima tahun, Chevron berencana untuk meningkatkan jumlah rig minyak yang dioperasikannya di Venezuela lebih dari dua kali lipat, guna mendorong produksi minyak perusahaan di Venezuela menjadi sekitar 600.000 barel per hari.

