Kisah baru AI di tengah pasar saham yang lesu: valuasi DeepX, unicorn chip Korea, melonjak 4 kali lipat menjadi 2,2 miliar dolar AS.
Perusahaan desain chip AI asal Korea, DeepX Co., baru-baru ini menyelesaikan putaran pendanaan terbaru dengan valuasi sekitar empat kali lipat lebih tinggi dibandingkan putaran sebelumnya. Hal ini mencerminkan antusiasme investor yang tetap tinggi terhadap perusahaan-perusahaan yang terkait dengan rantai industri kecerdasan buatan.
Menurut laporan dari Zhihui Finance APP, perusahaan desain chip AI asal Korea Selatan, DeepX Co., baru-baru ini menyelesaikan putaran pendanaan baru dengan valuasi melonjak sekitar empat kali lipat dibandingkan putaran sebelumnya. Hal ini mencerminkan antusiasme investasi pasar terhadap perusahaan yang terkait dengan rantai industri kecerdasan buatan masih sangat tinggi. Menurut sumber yang mengetahui masalah ini, perusahaan rintisan yang berkantor pusat di Pangyo, Gyeonggi-do ini mendapatkan valuasi sekitar 3,14 triliun won Korea (setara 2,2 miliar dolar AS) pada putaran transaksi terbaru. DeepX telah menandatangani perjanjian awal untuk pendanaan putaran D, memperoleh dana sebesar 42 miliar won Korea dari investor existing BNW Investment Co. dan DS Asset Management Co.
Sebagai pengembang arsitektur semikonduktor yang disesuaikan untuk tugas AI, DeepX saat ini sedang dalam negosiasi untuk pendanaan tambahan dan berencana mengumpulkan hingga 300 miliar won Korea sebelum September. Sumber tersebut menyebutkan bahwa perusahaan berharap valuasi pasca-pendanaan pada putaran ini bisa mencapai hingga 3,5 triliun won Korea.
Produk semikonduktor DeepX terutama ditujukan untuk beban kerja dan skenario aplikasi AI di luar pusat data, di mana efisiensi konsumsi daya dan biaya sangat krusial. Perusahaan telah menetapkan robotika dan perangkat elektronik pintar sebagai fokus utama dalam implementasinya. Kenaikan valuasi mencerminkan kepercayaan pasar yang terus tumbuh terhadap kemampuan komersialisasinya. Pada April tahun ini, DeepX mengumumkan telah memperoleh lebih dari 30 kontrak produksi massal dari pelanggan di delapan negara.
Latar belakang lonjakan valuasi DeepX terjadi di saat pasar saham Korea mengalami penyesuaian signifikan. Pasar saham Korea telah lama sangat bergantung pada dua raksasa chip memori, Samsung Electronics dan SK hynix, sehingga fluktuasi sektor semikonduktor sering kali berdampak signifikan pada sentimen pasar secara keseluruhan. Ketika transaksi perangkat keras AI mengalami penyesuaian sementara, pasar mulai mencari arah pertumbuhan AI di tahap berikutnya.
Kebangkitan DeepX sejalan dengan tren baru industri AI yang bergerak dari pusat data cloud menuju perangkat terminal. Lonjakan tajam valuasi DeepX dan percepatan realisasi produksi massal secara langsung membuktikan potensi ledakan komersialisasi “Edge AI”. Ini menandakan bahwa saham bertema edge computing, perangkat terminal cerdas, otomatisasi industri dan robotika di pasar saham Korea akan mengalami pemulihan sentimen dan revaluasi nilai dalam jangka panjang. Bangkitnya perusahaan fabless seperti DeepX yang berfokus pada desain arsitektur NPU/AI menunjukkan kemampuan Korea Selatan dalam memperkuat bidang chip tingkat sistem, dan membantu secara keseluruhan meningkatkan titik tengah valuasi rantai industri semikonduktor Korea Selatan.
Saat ini DeepX sedang secara aktif mempersiapkan penawaran umum perdana (IPO). Seiring DeepX dan unicorn chip AI lain seperti Rebellions semakin mendekati pasar sekunder, pasar saham Korea Selatan akan segera kedatangan suplai aset inti AI berkualitas tinggi. Valuasi di pasar primer yang mencapai 2,2 miliar dolar AS juga menetapkan batas valuasi yang lebih tinggi bagi sektor teknologi serupa di pasar sekunder.
Strategi pengembangan DeepX yang mendalam di bidang Edge AI telah mulai membawa dampak positif pada sisi hilir rantai industri. Hyundai Motor telah bekerja sama dengan DeepX untuk mengembangkan platform komputasi AI robotika, sedangkan POSCO DX juga telah menerapkan arsitekturnya pada otomatisasi pabrik. Selain itu, DeepX menggunakan teknologi manufaktur wafer canggih milik Samsung, dan perkembangan ini akan terus menguntungkan ekosistem manufaktur wafer dalam negeri Korea, peralatan semikonduktor, serta perusahaan OSAT (perakitan dan pengujian semikonduktor) terkait.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Pasar obligasi AS tetap panas! Perseroan Besant memperluas rencana repo dan menegaskan "bukan pelonggaran kuantitatif"
Menteri Keuangan AS, Besent, pada hari Selasa menyatakan bahwa keputusan Departemen Keuangan AS bulan lalu untuk memperluas program pembelian kembali obligasi negara AS yang telah jatuh tempo utama bertujuan untuk mendinginkan pasar obligasi yang sedang memanas dan mendorong pasar kembali ke kondisi keseimbangan.

9.9 Zhang Lihui: Analisis dan saran operasional untuk harga bitcoin (BTC) hari ini!
Bisnis korporat OpenAI menunjukkan "pertumbuhan yang kuat", CFO: meningkat 32% dibandingkan bulan Juni
Menurut laporan media, Kepala Keuangan OpenAI, Sarah Friar, menyatakan bahwa bisnis perusahaan baru-baru ini menunjukkan kinerja yang “sangat kuat”. Tingkat pendapatan tahunan OpenAI secara keseluruhan meningkat 20% dibandingkan bulan Juli sebelumnya, dengan bisnis perusahaan naik 32% secara bulanan, lebih menonjol dibandingkan bisnis konsumen individu.
