Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Saham AI anjlok memicu gelombang margin call, Goldman Sachs dan JP Morgan menuntut agunan dari hedge fund

Saham AI anjlok memicu gelombang margin call, Goldman Sachs dan JP Morgan menuntut agunan dari hedge fund

华尔街见闻华尔街见闻2026/07/29 10:21
Tampilkan aslinya
Oleh:华尔街见闻

Di balik aksi margin call, terdapat efek samping dari hedge fund yang secara signifikan meningkatkan leverage selama lima bulan pertama tahun ini. Goldman Sachs dalam laporan terbaru kepada kliennya menunjukkan bahwa akumulasi peningkatan leverage total hedge fund dalam lima bulan pertama tahun ini adalah peningkatan tunggal terbesar yang pernah dicatat sejak bank tersebut mulai memantau data ini pada 2016. Analisis menunjukkan bahwa gelombang penjualan telah meluas ke tingkat manajemen kredit dan risiko.

Penurunan tajam saham kecerdasan buatan sedang memicu reaksi berantai di Wall Street. Bank-bank utama seperti Goldman Sachs dan JPMorgan baru-baru ini mengirim pemberitahuan margin tambahan kepada hedge fund dengan posisi sangat terpusat, meminta mereka menambahkan jaminan untuk mempertahankan tingkat leverage yang ada. Analisis menunjukkan, hal ini menandakan bahwa tren penjualan sektor AI telah menyebar dari level pasar ke level manajemen risiko dan kredit.

Indeks Nasdaq 100 pada perdagangan hari Selasa sempat turun 10% dari rekor tertinggi awal Juni, secara singkat memasuki zona koreksi teknikal. SanDisk dan Intel masing-masing turun 53% dan 39% dari puncaknya, sementara indeks semikonduktor Philadelphia telah kehilangan lebih dari seperempat nilai pasarnya sejak akhir Juni. Penjualan yang berlangsung sekitar dua minggu ini mengacaukan strategi hedge fund yang sebelumnya bertaruh besar pada sektor AI, dengan dana strategi long-short dan dana multi-strategi masing-masing turun 1,3% dan 1,7% pada siang hari Selasa.

Saham AI anjlok memicu gelombang margin call, Goldman Sachs dan JP Morgan menuntut agunan dari hedge fund image 0

Pada 29 Juli, menurut Financial Times Inggris, aksi margin call ini merupakan efek samping dari hedge fund yang secara agresif meningkatkan leverage selama lima bulan pertama tahun ini. Dalam laporan klien terbaru, Goldman Sachs mengungkapkan bahwa akumulasi kenaikan tingkat leverage total hedge fund selama lima bulan pertama adalah yang terbesar sejak bank mulai melacak data ini pada tahun 2016. Ini berarti sejumlah besar dana telah memperbesar posisi melalui pinjaman sebelum penurunan kali ini, sehingga ketika pasar berbalik, kerugiannya pun berlipat ganda.

Mekanisme Margin Call: Dipicu Otomatis oleh Volatilitas Pasar

Dilaporkan, menurut orang yang mengetahui masalah ini, Goldman Sachs dan JPMorgan telah meminta beberapa klien untuk menambah jaminan. Seseorang yang dekat dengan salah satu bank tersebut menyatakan:

"Ini adalah prosedur manajemen risiko yang seharusnya dilakukan di pasar saat ini, dan tergolong prosedur dasar."

Orang tersebut juga menambahkan, banyak pemberitahuan margin call dipicu secara otomatis oleh volatilitas pasar, di mana mekanisme ini biasanya sudah tertulis dalam klausul perjanjian antara dana dan bank. Saat memberikan pembiayaan kepada hedge fund, bank memasukkan mekanisme perlindungan untuk memastikan mereka tidak menanggung kerugian ketika pasar turun.

Prime broker membantu hedge fund memperbesar keuntungan dengan menyediakan leverage, menggunakan portofolio saham sebagai jaminan. Namun, jika arah pasar berlawanan dengan posisi dana, leverage juga memperbesar kerugian. Komite risiko bank terus mengevaluasi posisi klien hedge fund dan berdasarkan itu memutuskan apakah perlu menyesuaikan atau membatasi ukuran leverage yang diberikan.

Dilaporkan, latar belakang mendalam dari gelombang margin call kali ini adalah konsentrasi posisi pasar yang terus meninggi ke rekor tertinggi tahun ini. Menurut data Capital Group, sepuluh saham utama indeks S&P 500 kini mencakup sekitar 40% dari total nilai pasar indeks, melampaui level pada saat gelembung internet awal 2000-an.

Dalam laporan pertengahan tahun lainnya, Goldman Sachs mengungkapkan bahwa per 30 Juni, sekitar 16% eksposur buku bisnis prime broker mereka secara langsung terkait dengan saham chip penyimpanan AI. Angka ini menyoroti bahwa, seiring peningkatan konsentrasi posisi sektor AI, keterkaitan risiko antara bank dan klien hedge fund menjadi semakin erat.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

El Niño, kekeringan, dan perang "tiga ancaman besar" datang! Inflasi harga pangan Inggris tahun depan bisa tembus 6%

Prediksi dari produsen makanan Inggris menunjukkan bahwa fenomena El Niño, kekeringan musim panas, serta serangkaian dampak dari perang di Timur Tengah akan mendorong laju inflasi makanan Inggris naik di atas 6% pada tahun depan.

智通财经2026/09/09 01:36
El Niño, kekeringan, dan perang "tiga ancaman besar" datang! Inflasi harga pangan Inggris tahun depan bisa tembus 6%