Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Stok minyak mentah Amerika menurun mendorong kenaikan harga minyak + Iran kembali melakukan aksi militer, rebound lebih dari 4% di awal perdagangan Rabu

Stok minyak mentah Amerika menurun mendorong kenaikan harga minyak + Iran kembali melakukan aksi militer, rebound lebih dari 4% di awal perdagangan Rabu

智通财经智通财经2026/07/29 09:41
Tampilkan aslinya
  1. Didorong oleh turunnya data persediaan minyak mentah AS, harga minyak internasional melonjak tajam pada awal sesi Rabu, naik lebih dari 3 dolar AS per barel dan memulihkan sebagian dari penurunan yang terjadi sehari sebelumnya akibat jeda serangan antara AS dan Iran. Kontrak berjangka Brent untuk September sempat menyentuh 87,60 dolar AS per barel, naik 4,17%; sementara kontrak berjangka WTI sempat mencapai 83,30 dolar AS per barel, naik sekitar 5,2%. Laporan terbaru menyebutkan terdapat serangan rudal Iran ke pangkalan militer AS di Yordania.
  2. Data American Petroleum Institute (API) menunjukkan bahwa hingga pekan yang berakhir 24 Juli, persediaan minyak mentah AS turun sekitar 3,3 juta barel, sementara persediaan bensin naik 918 ribu barel dan persediaan destilat meningkat 355 ribu barel. Data resmi dari US Energy Information Administration akan dirilis pada Rabu malam waktu setempat.
  3. Dari sisi pasokan, beberapa sumber mengungkapkan bahwa OPEC+ kemungkinan akan menunda peningkatan produksi selama tiga bulan mulai Oktober setelah penyelesaian pengembalian pasokan dari pemotongan sukarela seperti yang telah dijadwalkan, dan informasi ini semakin menopang harga minyak.
  4. Dari faktor geopolitik, pada hari Selasa, Trump menyatakan telah melakukan “dialog yang baik” dengan Iran, namun memperingatkan bahwa jika negosiasi gagal, akan ada lebih banyak serangan. Sementara itu dari pihak Iran membantah sedang berupaya menghidupkan kembali perundingan dengan AS. Di saat yang sama, Oman telah menyerahkan sebuah proposal yang didukung oleh negara-negara Teluk kepada Iran, dengan rencana mengelola Selat Hormuz secara bersama dan mengenakan biaya transit sukarela pada kapal yang melewati jalur tersebut.
  5. Menurut pejabat AS, Iran meluncurkan beberapa rudal balistik ke sebuah pangkalan militer AS di wilayah Yordania. Ini merupakan serangan rudal pertama yang menargetkan pangkalan AS di kawasan tersebut sejak AS menghentikan serangan militer terhadap Iran pada Jumat lalu.
  6. Pusat Komando AS kemudian mengonfirmasi bahwa serangan terjadi pada pukul 17:45 waktu bagian timur AS tanggal 28 Juli (05:45 waktu Beijing tanggal 29 Juli). Iran mencoba melakukan serangan mendadak terhadap pasukan AS di Timur Tengah, namun seluruh rudal berhasil dicegat. Pusat Komando menegaskan bahwa militer AS selalu berada dalam kondisi sangat waspada dan siaga.
0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!