CLSA: Kekhawatiran ‘Kehancuran Perangkat Lunak’ yang Didorong AI Terlalu Berlebihan, Pertahanan SaaS Tetap Kuat
Pada 21 Juli, CLSA merilis laporan tematik mendalam yang menyatakan bahwa meskipun kenaikan model AI memicu kekhawatiran pasar tentang disrupsi di industri perangkat lunak, software as a service (SaaS) masih jauh dari mati. Namun, industri ini tetap perlu mengalami perubahan mendasar sebelum kepercayaan investor kembali. Analis CLSA mencatat: 'Kita dikelilingi oleh detail bisnis, persyaratan kepatuhan, dan filter informasi yang dikelola oleh perangkat lunak. Gagasan bahwa AI ‘vibe-coding’ dapat menghilangkan semua ini terdengar tidak realistis. Kami menemukan keunggulan kompetitif di mana-mana—katalog workflow milik ServiceNow, asosiasi penjualan dari Salesforce, basis data presisi Oracle, keberadaan Microsoft yang luas, keahlian SDM milik Workday, dan bahkan pustaka font milik Adobe.' CLSA memberikan peringkat 'outperform' untuk Microsoft dan Adobe dengan target harga masing-masing $535 dan $300; 'hold' untuk Oracle dan Salesforce dengan target harga masing-masing $145 dan $165; serta 'underperform' untuk ServiceNow dan Workday dengan target harga masing-masing $72 dan $92.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Goldman Sachs menurunkan target harga Jabil Technology menjadi 375 dolar AS
Platform pemasaran AI Braze (BRZE.US) melaporkan hasil positif namun saham turun tajam setelah jam perdagangan! Pendapatan dan EPS Q2 melebihi ekspektasi, panduan tahunan dinaikkan.
Platform pemasaran kecerdasan buatan (AI) Braze telah mengumumkan kinerja kuartal kedua yang lebih baik dari perkiraan, sekaligus menaikkan panduan kinerja penuh tahun fiskal 2027.


