Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Apollo Global Management: Konfigurasi investasi 60/40 baru adalah AI dan non-AI

Apollo Global Management: Konfigurasi investasi 60/40 baru adalah AI dan non-AI

格隆汇格隆汇2026/07/17 01:18
Tampilkan aslinya
格隆汇 17 Juli — Selama beberapa dekade terakhir, dunia investasi mengikuti aturan emas: alokasikan 60% pada saham untuk mencari imbal hasil dan 40% pada obligasi untuk mengurangi risiko. Namun, Kepala Ekonom Apollo Global Management, Torsten Slok, berpendapat bahwa strategi klasik ini telah benar-benar menjadi sejarah. Konfigurasi 60/40 yang baru saat ini adalah antara kecerdasan buatan (AI) dan non-AI. Ia menilai gelombang minat terhadap AI telah membuat investor hampir tidak dapat menghindari eksposur risiko terkait AI. Tren ini tidak hanya menyapu pasar saham, tetapi juga dengan cepat menyebar ke pasar obligasi korporasi dan modal ventura. Oleh karena itu, banyak investor yang awalnya mengira portofolio mereka terdiri dari saham, obligasi, dan aset alternatif yang terdiversifikasi, ternyata eksposur risikonya terhadap AI mungkin jauh lebih besar dari yang mereka bayangkan. Slok menyampaikan: “Performa tujuh raksasa teknologi memang sangat menonjol, tetapi pada akhirnya yang paling penting adalah apakah keuntungan dari AI bisa meluas ke 493 perusahaan lain dalam S&P 500.” Jika pembangunan pusat data AI melambat di masa depan, pengurangan belanja modal dapat mempengaruhi perekonomian secara keseluruhan melalui rantai industri. Selain itu, jika harga aset AI turun tajam, hal ini juga dapat dengan cepat berdampak pada ekonomi riil.
0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Goldman Sachs menilai iPhone lipat Apple: harga "terjangkau", pengiriman tahun ini bisa mencapai 35 juta unit

Laporan Goldman Sachs menyatakan bahwa iPhone Duo, dengan desain "tertipis dalam sejarah" dan harga yang "terjangkau", berpotensi membuka pasar massal. Prediksi pengiriman tetap pada 14 juta hingga 35 juta unit pada tahun 2026. Peningkatan produk baru pada engsel, pendinginan, dan kamera akan membawa keuntungan bagi rantai pasokan di Greater China seperti Foxconn.

华尔街见闻2026/09/10 06:46

Saham Jepang ditutup naik 0,2%

格隆汇2026/09/10 06:36