Nokia akan mulai menjual perangkat jaringan komunikasi bergerak yang menggunakan teknologi AI dari Nvidia mulai tahun depan.
Gelonghui, 15 Juli — Nokia (NOK.US) mengumumkan bahwa perusahaan bersama dengan Nvidia (NVDA.O) telah mengembangkan platform jaringan akses radio (RAN) berbasis kecerdasan buatan komersial pertama di dunia yang dapat secara signifikan meningkatkan kapasitas transmisi data operator telekomunikasi pada infrastruktur yang sudah ada. Dalam pernyataannya pada Rabu, Nokia menyebutkan bahwa platform baru ini akan memungkinkan operator telekomunikasi untuk menggandakan kapasitas transmisi data menggunakan sumber daya spektrum yang sama pada tahun 2028. Setelah perangkat keras ini secara resmi didistribusikan ke operator tahun depan, efisiensi pemanfaatan spektrum diperkirakan akan meningkat sebesar 50%. Platform ini terdiri dari tiga produk perangkat keras baru dan satu rangkaian komponen perangkat lunak, serta akan membantu "memperluas kecerdasan buatan ke dunia fisik." Melalui pembaruan perangkat lunak, platform ini ke depan akan kompatibel dengan standar 6G yang belum ditetapkan secara resmi dan sesuai dengan standar Open RAN, sehingga dapat berfungsi bersama perangkat dari vendor lain.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Goldman Sachs menurunkan target harga Jabil Technology menjadi 375 dolar AS
Platform pemasaran AI Braze (BRZE.US) melaporkan hasil positif namun saham turun tajam setelah jam perdagangan! Pendapatan dan EPS Q2 melebihi ekspektasi, panduan tahunan dinaikkan.
Platform pemasaran kecerdasan buatan (AI) Braze telah mengumumkan kinerja kuartal kedua yang lebih baik dari perkiraan, sekaligus menaikkan panduan kinerja penuh tahun fiskal 2027.


