Saham Jepang dan Korea Selatan ditutup naik, saham Korea sempat anjlok saat perdagangan intraday
Pada 14 Juli, indeks Nikkei 225 ditutup naik 500,77 poin, atau 0,74%, pada 67.743,50 poin. Di antara saham individu, Kioxia naik 5,3% dan SoftBank naik 2,2%. Indeks Korea KOSPI ditutup naik 49,9 poin, atau 0,73%, pada 6.856,83 poin pada hari Selasa (14 Juli), setelah sempat turun lebih dari 5% selama sesi berlangsung. Indeks KOSDAQ ditutup turun 1,92%, setelah turun lebih dari 5% di tengah sesi dan memicu penangguhan mekanisme perdagangan program. Di antara saham individu, SK Hynix ditutup naik 3,6% dan Samsung Electronics naik 3,3%.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai

"Sekarang saya adalah bandar, jika ingin bertaruh silakan datang" Besant memperingatkan pasar agar tidak melawan dia untuk menjual yen.
Besant mengatakan, "Ketika kami melakukan intervensi terhadap yen, saya benar-benar memahami apa yang akan dilakukan oleh orang Jepang, Bank Sentral Jepang, dan para pembuat keputusan di sana." Dengan dukungan fundamental bahwa Bank Sentral Jepang diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin bulan ini, para pelaku short akan menghadapi tekanan ganda berupa intervensi kebijakan dan perubahan arah suku bunga. Analisis menilai bahwa pernyataan tegas Besant bukan hanya memberikan tekanan psikologis, tetapi juga mengisyaratkan tindakan lebih lanjut yang sudah dipersiapkan.
Kenaikan saham Korea meningkat lebih dari 1%.
Penutupan pasar saham AS, BNC naik 50,43%
