Federal Reserve: Investasi Terkait AI Mendorong Pertumbuhan Output yang Kuat, Ketidakpastian Perang Iran Tetap Menjadi Risiko Utama
BlockBeats News, 10 Juli - Laporan setengah tahunan Federal Reserve mengungkapkan bahwa aktivitas ekonomi secara keseluruhan di Amerika Serikat tetap berada di jalur ekspansi yang stabil pada tahun 2026, yang terutama didorong oleh investasi teknologi tinggi dan belanja pemerintah. Output pabrik mengalami pertumbuhan yang kuat berkat investasi pusat data terkait AI, yang menyebabkan peningkatan kapasitas produksi secara berkelanjutan.
Namun, pasar perumahan mengalami stagnasi dan pertumbuhan ekonomi eksternal melambat akibat konflik di Timur Tengah dan hambatan tarif. Pasar tenaga kerja tetap stabil secara umum, dengan upah dan produktivitas yang meningkat. Namun, perlambatan imigrasi menyebabkan penurunan pasokan tenaga kerja, sehingga bisnis kecil dan rumah tangga menghadapi kondisi kredit yang ketat.
Inflasi tetap tinggi dan terus meningkat pada musim semi, dengan harga aset berada di atas rata-rata historis. Secara keseluruhan, sistem keuangan tetap sehat, dengan bank-bank memegang dana cadangan yang melimpah. Meski terjadi tekanan penebusan di pasar kredit swasta, pasar tersebut tetap berfungsi normal. Ekspektasi inflasi jangka panjang sebagian besar berpatokan pada target 2%, meskipun ketidakpastian akibat perang Iran masih menjadi risiko utama.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Goldman Sachs menilai iPhone lipat Apple: harga "terjangkau", pengiriman tahun ini bisa mencapai 35 juta unit
Laporan Goldman Sachs menyatakan bahwa iPhone Duo, dengan desain "tertipis dalam sejarah" dan harga yang "terjangkau", berpotensi membuka pasar massal. Prediksi pengiriman tetap pada 14 juta hingga 35 juta unit pada tahun 2026. Peningkatan produk baru pada engsel, pendinginan, dan kamera akan membawa keuntungan bagi rantai pasokan di Greater China seperti Foxconn.

Saham Jepang ditutup naik 0,2%

