Bank sentral Filipina memperingatkan untuk tidak bertransaksi dengan penyedia layanan aset virtual yang tidak berizin.
Menurut laporan dari BusinessWorld, Bank Sentral Filipina memperingatkan publik dan pengguna kripto untuk tidak bertransaksi dengan penyedia layanan aset virtual yang tidak memiliki izin, karena dapat menyebabkan kerugian dana akibat penipuan, kerentanan keamanan, dan kegagalan operasional.
Bank sentral menyatakan bahwa VASP yang tidak memiliki izin juga memiliki risiko seperti tidak adanya jalur hukum untuk pengaduan, ketiadaan mekanisme bantuan konsumen, kualitas layanan yang buruk, promosi yang menyesatkan, penanganan private key yang tidak tepat, insiden keamanan siber, dan masalah privasi data. Selain itu, akses terhadap VASP ilegal dapat dibatasi karena penegakan hukum oleh pemerintah terkait operasi yang tidak sah. Bank Sentral Filipina berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan Securities and Exchange Commission, National Telecommunications Commission, dan instansi terkait lainnya guna membatasi akses pengguna Filipina ke platform VASP yang tidak berizin serta mendorong konsumen untuk melindungi informasi pribadi, menjaga kesehatan digital, dan hanya bertransaksi dengan institusi berlisensi.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Goldman Sachs menurunkan target harga Jabil Technology menjadi 375 dolar AS
Platform pemasaran AI Braze (BRZE.US) melaporkan hasil positif namun saham turun tajam setelah jam perdagangan! Pendapatan dan EPS Q2 melebihi ekspektasi, panduan tahunan dinaikkan.
Platform pemasaran kecerdasan buatan (AI) Braze telah mengumumkan kinerja kuartal kedua yang lebih baik dari perkiraan, sekaligus menaikkan panduan kinerja penuh tahun fiskal 2027.


Bank Komunitas Hawaii, American Savings Bank (ASBH.US) mengajukan IPO: berencana mengumpulkan 120 juta dolar, seluruhnya melalui penjualan saham lama (100%).
Bank komunitas Hawaii, American Savings Bank, mengumumkan persyaratan IPO-nya pada hari Selasa.

