Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
CNY: Menjaga stabilitas dengan perlindungan surplus – Commerzbank

CNY: Menjaga stabilitas dengan perlindungan surplus – Commerzbank

101 finance101 finance2026/03/23 20:08
Tampilkan aslinya
Oleh:101 finance

Bagaimana Pembuat Kebijakan Tiongkok Mengelola Yuan dan Surplus Perdagangan

Dr. Henry Hao dan Moses Lim dari Commerzbank membahas strategi yang digunakan oleh pejabat Tiongkok untuk melindungi surplus perdagangan besar negara tersebut sekaligus berupaya menjaga stabilitas keseluruhan yuan. Otoritas diperkirakan akan mengandalkan campuran instrumen kebijakan moneter—termasuk tingkat reverse repo 7-hari, Loan Prime Rates, serta penyesuaian terhadap reserve requirement ratio (RRR)—bersama operasi pasar terbuka dan langkah-langkah kebijakan yang terarah. Upaya ini dirancang untuk mengatasi tekanan inflasi yang berasal dari Timur Tengah dan untuk mempertahankan nilai tukar USD/CNY yang terkontrol namun adaptif.

Pendekatan PBoC dalam Menstabilkan Yuan

Selama Forum Pengembangan Tiongkok, Perdana Menteri Li Qiang menegaskan kembali komitmen Tiongkok untuk menyelesaikan sengketa perdagangan di tengah gencatan senjata tarif antara AS dan Tiongkok yang masih rentan. Ia menyatakan kesiapan Tiongkok untuk bekerja sama secara internasional guna mendorong pertumbuhan perdagangan yang adil dan berkelanjutan.

Sementara itu, Pan Gongsheng, Gubernur People’s Bank of China (PBoC), membela surplus perdagangan negara tersebut dengan menggambarkannya sebagai kekuatan penstabil keuangan global melalui investasi ke luar negeri. Ia mencatat bahwa ketidakseimbangan perdagangan baru-baru ini sebagian besar disebabkan oleh faktor sementara dan bukan faktor ekonomi, seperti jadwal pengiriman yang dipercepat.

Pesan ini menyoroti ketergantungan Tiongkok yang berkelanjutan terhadap ekspor barang yang kuat untuk mengimbangi lemahnya permintaan domestik.

Gubernur Pan juga menegaskan kembali komitmen bank sentral untuk menjaga likuiditas yang cukup serta menemukan keseimbangan antara stabilitas ekonomi domestik dan internasional.

Ke depan, para pembuat kebijakan diperkirakan akan memanfaatkan sepenuhnya perangkat kebijakan moneter mereka, dengan perhatian khusus pada tingkat reverse repo 7-hari yang mempengaruhi Loan Prime Rates (LPR) yang lebih luas, serta perubahan RRR.

PBoC juga kemungkinan akan menggunakan operasi pasar terbuka dan alat kebijakan khusus untuk memperkuat ekspansi fiskal, yang menandai laju pengeluaran pemerintah tercepat sejak 2022.

Ke depannya, bank sentral diperkirakan akan membiarkan yuan bergerak lebih bebas sesuai kekuatan pasar, sambil secara aktif menggunakan langkah-langkah makro-prudensial untuk membatasi perilaku spekulatif dan mencegah taruhan sepihak terhadap mata uang tersebut.

(Artikel ini dibuat dengan bantuan kecerdasan buatan dan telah ditinjau oleh editor.)

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Bagaimana Besent "membeli kembali obligasi AS"? Petunjuk awal akan muncul malam ini

Pada pukul 11 malam waktu Beijing hari ini, Departemen Keuangan AS akan mengumumkan skala operasi buyback obligasi pemerintah jangka panjang, yang merupakan pengungkapan pertama setelah pengumuman pada 19 Agustus untuk "setidaknya menggandakan buyback." Pasar memperkirakan skalanya akan melebihi 4 miliar dolar AS, dengan Morgan Stanley memperkirakan batas atas sekitar 10 miliar dolar AS, sementara Wrightson ICAP menganggap 5 hingga 6 miliar dolar AS sebagai titik awal yang masuk akal. Pengumuman ini akan dirilis beberapa jam sebelum lelang obligasi pemerintah 10 tahun; jika skalanya melebihi atau tidak memenuhi ekspektasi pasar, hal tersebut dapat memicu volatilitas pasar.

华尔街见闻2026/09/09 00:26

Lonjakan yen Jepang memicu kekhawatiran unwinding arbitrase, Morgan Stanley menenangkan: Ketahanan masih ada, tidak perlu panik!

Morgan Stanley mengatakan bahwa perdagangan arbitrase dapat menahan dampak penguatan yen.

智通财经2026/09/09 00:01
Lonjakan yen Jepang memicu kekhawatiran unwinding arbitrase, Morgan Stanley menenangkan: Ketahanan masih ada, tidak perlu panik!

Risiko "arus balik besar" modal Jepang meningkat! Imbal hasil obligasi Jepang mendekati level tertinggi dalam 30 tahun, kepemilikan obligasi AS lebih dari satu triliun dolar menjadi sorotan

Seiring dengan imbal hasil obligasi pemerintah Jepang naik ke level tertinggi dalam hampir 30 tahun, risiko yang telah lama dibahas di pasar global kembali mendapat perhatian, yaitu kemungkinan arus balik dana luar negeri Jepang yang sangat besar ke pasar domestik.

智通财经2026/09/08 22:41
Risiko "arus balik besar" modal Jepang meningkat! Imbal hasil obligasi Jepang mendekati level tertinggi dalam 30 tahun, kepemilikan obligasi AS lebih dari satu triliun dolar menjadi sorotan