7 Saham Pertahanan Menguat Seiring Meningkatnya Risiko Konflik AS-Iran
Saham pertahanan AS melonjak pada hari Rabu setelah laporan menunjukkan bahwa pemerintahan Donald Trump semakin dekat dengan kemungkinan aksi militer terhadap Iran, sementara pasar prediksi secara tajam menyesuaikan ulang kemungkinan serangan dalam beberapa minggu ke depan.
SPDR S&P Aerospace & Defense ETF (NYSE:XAR) naik 2%, sementara Global X Defense Tech ETF (NYSE:SHLD) naik 2,7%, mengungguli pasar secara umum.
Kenaikan ini terjadi setelah laporan Axios yang menyatakan bahwa AS bisa saja berada di ambang konflik besar di Timur Tengah.
Menurut sumber yang mengetahui masalah ini, kemungkinan serangan militer AS terhadap Iran dapat dimulai "dalam waktu dekat" dan berkembang menjadi kampanye berkelanjutan selama berminggu-minggu, mungkin bekerja sama dengan Israel.
Keberadaan Militer Bertambah
Axios melaporkan bahwa pemerintahan tersebut memperluas kehadiran militernya di kawasan. Penambahan tersebut mencakup dua kapal induk, beberapa kapal perang, ratusan jet tempur, dan sistem pertahanan udara canggih.
Lebih dari 150 penerbangan kargo militer AS mengangkut senjata dan amunisi ke Timur Tengah. Puluhan jet tempur tambahan dikerahkan dalam waktu 24 jam.
Menurut laporan tersebut, pembicaraan diplomatik antara pejabat AS dan Iran menunjukkan kemajuan yang terbatas. Wakil Presiden JD Vance mengatakan diplomasi dapat mencapai "akhir alaminya" jika Iran gagal memenuhi batas merah AS terkait program nuklirnya.
Pasar Prediksi Mengindikasikan Peringatan
Pasar prediksi mencerminkan ekspektasi eskalasi yang meningkat. Di Polymarket, peluang yang diindikasikan taruhan atas waktu serangan AS di Iran melonjak tajam.
Peluang aksi sebelum 21 Februari naik 8 poin persentase dalam sehari menjadi 20%. Pada 28 Februari, probabilitas dihargai sebesar 38%.
Peluang serangan sebelum 15 Maret melonjak 28 poin persentase menjadi 55%, sementara kontrak yang memprediksi aksi sebelum 30 Juni naik 15 poin persentase menjadi 67%.
Tujuh Saham Memimpin Kenaikan
Di antara pergerakan individu dalam sektor kedirgantaraan dan pertahanan pada hari Rabu:
- Intuitive Machines Inc. (NASDAQ:LUNR) melonjak 9,30%.
- Red Cat Holdings Inc. (NASDAQ:RCAT) naik 8,24%.
- Kratos Defense & Security Solutions Inc. (NASDAQ:KTOS) naik 8,01%.
- Rocket Lab Corp. (NASDAQ:RKLB) naik 8,04%.
- Redwire Corp. (NYSE:RDW) naik 7,56%.
- Mercury Systems Inc. (NASDAQ:MRCY) naik 5,37%.
- Karman Holdings Inc. (NYSE:KRMN) naik 5,11%.
Foto: Shutterstock
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve belum tentu mengakhiri pesta pasar bull! Data historis mengungkapkan: yang benar-benar ditakuti pasar adalah "satu putaran pengetatan"
Wall Street memiliki seperangkat aturan untuk mengakhiri pasar bullish saham, namun saat ini kedua syarat tersebut belum terpenuhi, meskipun risiko suku bunga diam-diam mulai kembali. Berdasarkan data historis, ancaman bagi para bullish berasal dari siklus kenaikan suku bunga yang lengkap, bukan hanya satu kali kenaikan suku bunga.

Morgan Stanley membantah "argumen puncak belanja modal AI", memprediksi bahwa belanja modal semikonduktor AI akan terus "melampaui" hingga tahun 2028, kapasitas produksi kemasan 2.5D akan meningkat lagi sebesar 50%
Morgan Stanley dalam sebuah laporan riset menyatakan bahwa pertumbuhan belanja modal CSP mungkin turun menjadi 12%, namun ekspansi kapasitas CoWoS/CoPoS/EMIB-T, permintaan ASIC dan HBM tetap kuat, MediaTek, TSMC, dan Intel akan menjadi fokus.

Model mutakhir dan agen AI membuka ruang kenaikan! JPMorgan berbalik positif terhadap Meta (META.US), target harga langsung ke 820 dolar AS
JPMorgan telah meningkatkan peringkat saham Meta dari "netral" menjadi "overweight", dengan harga target pada Desember 2027 dinaikkan dari $640 menjadi $820, yang berarti saham tersebut masih memiliki ruang kenaikan sekitar 30% hingga akhir tahun depan.


