Financial Times: Independensi Federal Reserve yang terganggu mengancam "jalur kehidupan" keuangan global
BlockBeats melaporkan, pada 16 Januari, menurut Financial Times, Departemen Kehakiman Amerika Serikat telah memulai penyelidikan pidana terhadap Ketua Federal Reserve Powell, yang memicu kekhawatiran risiko berantai di bank sentral global terkait independensi Federal Reserve yang terancam. Hal ini tidak hanya berkaitan dengan arah kebijakan moneter Amerika Serikat, tetapi juga secara langsung mengancam alat krisis utama dalam sistem keuangan global—perjanjian swap mata uang.
Perjanjian swap merupakan mekanisme inti bagi Federal Reserve untuk menyediakan likuiditas dolar kepada bank sentral lain selama masa krisis, dan telah berperan sebagai "garis hidup keuangan" dari krisis keuangan global hingga pandemi. Namun, tekanan dari pemerintahan Trump terhadap bank sentral menimbulkan kekhawatiran bahwa alat semacam ini dapat dipolitisasi.
Tahun lalu, pejabat Eropa telah mendiskusikan pembangunan alternatif, yang mencerminkan kewaspadaan negara-negara terhadap kemungkinan ketergantungan likuiditas dolar yang dijadikan senjata. Analisis menunjukkan bahwa jika Amerika Serikat mengaitkan perjanjian swap dengan kepentingan geopolitik, kemampuan respons krisis global akan menghadapi ujian berat.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Amerika Serikat memberlakukan larangan impor terhadap beberapa produk Kanada, saham-saham AS mana yang akan terpengaruh?
Amerika Serikat menerapkan tarif pada beberapa produk Kanada, saham Amerika ini layak untuk diperhatikan.

JRWP.US kembali mencoba masuk ke Nasdaq, dengan jumlah dana yang dihimpun meningkat secara signifikan hingga mencapai 31 juta dolar AS.
JRWP.US pada hari Selasa kembali mengajukan permohonan Initial Public Offering (IPO) kepada SEC.

JPMorgan secara optimis memprediksi: Penguatan yen dapat mengurangi tekanan obligasi Jepang, dan sektor AI serta semikonduktor Jepang berpeluang pulih lebih awal.
JPMorgan percaya bahwa penguatan yen dapat meredakan tekanan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Jepang, sehingga mendorong pemulihan lebih awal pada saham artificial intelligence (AI) dan semikonduktor yang terdaftar di Tokyo.

Akuisisi Teck Resources senilai 3,5 miliar dolar AS memulai revaluasi valuasi, Anglo American (AAUKF.US) mendapat peringkat "outperform" dari Scotiabank
Scotiabank untuk pertama kalinya memasukkan Anglo American (AAUKF.US) dalam cakupan riset, memberikan peringkat "outperform" dan menetapkan target harga sebesar 52 pound per saham.

