GBP/USD tetap di bawah 1.3400 karena Dolar AS menguat di tengah ekspektasi The Fed yang berhati-hati
GBP/USD Mencoba Pulih di Tengah Penguatan Dolar AS
Selama sesi perdagangan Asia pada hari Jumat, GBP/USD mengalami sedikit kenaikan di dekat 1.3380, setelah penurunan kecil pada hari sebelumnya. Pair mata uang ini menghadapi potensi tekanan turun seiring Dolar AS (USD) mendapatkan kekuatan dari data terbaru Initial Jobless Claims AS. Hasil ini memperkuat keyakinan bahwa Federal Reserve (Fed) kemungkinan akan mempertahankan suku bunga saat ini untuk masa mendatang.
Menurut Departemen Tenaga Kerja AS (DOL), Initial Jobless Claims secara tak terduga turun menjadi 198.000 untuk pekan yang berakhir 10 Januari, lebih baik dari perkiraan 215.000 dan turun dari angka revisi pekan sebelumnya sebesar 207.000. Data ini menunjukkan bahwa jumlah PHK tetap rendah dan pasar tenaga kerja AS terus menunjukkan ketahanan, meskipun biaya pinjaman tetap tinggi.
Dolar AS bisa mendapatkan dukungan lebih lanjut, karena Fed funds futures kini memperkirakan penurunan suku bunga berikutnya akan terjadi pada bulan Juni, perubahan yang dikaitkan dengan data ketenagakerjaan yang kuat dan kekhawatiran berkelanjutan di kalangan pembuat kebijakan tentang inflasi yang persisten. Dalam berita terkait, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa ia tidak berniat untuk memberhentikan Ketua Fed Jerome Powell, meskipun ada laporan kemungkinan dakwaan dari Departemen Kehakiman. Trump juga menyebut bahwa ia mungkin menunda keputusan terkait Iran, sambil mendorong inisiatif perdagangan yang berfokus pada mineral penting dan teknologi chip AI.
Di sisi lain, kerugian untuk GBP/USD mungkin terbatas, karena Pound Inggris (GBP) dapat diuntungkan dari hasil Produk Domestik Bruto (GDP) bulanan Inggris yang lebih kuat dari perkiraan. Data ekonomi positif ini dapat mengurangi ekspektasi pelonggaran moneter agresif oleh Bank of England (BoE), yang pada pertemuan Desember lalu mengindikasikan pendekatan bertahap terhadap pelonggaran kebijakan.
Angka yang dirilis oleh Office for National Statistics menunjukkan bahwa ekonomi Inggris tumbuh 0,3%, melampaui proyeksi pertumbuhan 0,1%. Peningkatan ini mengikuti dua bulan berturut-turut kontraksi 0,1% pada bulan September dan Oktober, setelah kinerja stagnan pada bulan Agustus.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Risiko "arus balik besar" modal Jepang meningkat! Imbal hasil obligasi Jepang mendekati level tertinggi dalam 30 tahun, kepemilikan obligasi AS lebih dari satu triliun dolar menjadi sorotan
Seiring dengan imbal hasil obligasi pemerintah Jepang naik ke level tertinggi dalam hampir 30 tahun, risiko yang telah lama dibahas di pasar global kembali mendapat perhatian, yaitu kemungkinan arus balik dana luar negeri Jepang yang sangat besar ke pasar domestik.

Saham AS Semalam | Tiga indeks utama turun Dow Jones turun lebih dari 600 poin SK hynix (SKHY.US) naik 4,8%
Pada penutupan, indeks Dow Jones turun 626,72 poin atau 1,17% menjadi 52.787,53 poin; indeks S&P 500 turun 44,98 poin atau 0,58% menjadi 7.673,62 poin; dan indeks Nasdaq Composite turun 85,58 poin atau 0,32% menjadi 26.421,41 poin.

Meta(META.US) meluncurkan AI personal agent Muse: biaya bulanan tertinggi 100 dolar AS, bidik pintu masuk komersialisasi AI generasi berikutnya
Meta secara resmi meluncurkan aplikasi agen AI pribadi bernama Muse pada hari Selasa dan untuk pertama kalinya mencoba mengenakan biaya berlangganan kepada sebagian pengguna.

Dampak ketegangan Selat Hormuz antara AS dan Iran berlanjut, Iran mengklaim militer AS menembakkan rudal ke kapal tanker minyak dekat Pulau Khark.
Setelah berita serangan terhadap kapal tanker, harga minyak AS harian kembali naik lebih dari 2%. Pulau Khark adalah pusat utama ekspor minyak Iran, sebelumnya sekitar 90% minyak mentah Iran diekspor melalui pulau Khark. Pada hari Selasa pagi, militer Iran menyatakan bahwa mereka telah menangkap sebuah kapal selam tanpa awak canggih milik Amerika Serikat.
