Bostic dari Fed: Mempertahankan kebijakan ketat diperlukan karena inflasi tetap tinggi
Presiden Fed Atlanta Bostic Bagikan Pandangan tentang Inflasi dan Ekonomi
Selama pertemuan dengan Dewan Direksi Kamar Dagang Metro Atlanta, Raphael Bostic, Presiden Federal Reserve Bank of Atlanta, mengungkapkan pandangannya bahwa tekanan inflasi kemungkinan akan bertahan sepanjang tahun. Ia juga mencatat bahwa banyak perusahaan masih mencerminkan tarif dalam strategi penetapan harga mereka.
Sorotan dari Pernyataan Bostic
- Banyak perusahaan masih membebankan biaya tarif kepada konsumen melalui kenaikan harga.
- Bostic memperkirakan bahwa inflasi akan tetap tinggi hingga tahun 2026.
- Ia memproyeksikan bahwa ekonomi AS akan mengalami pertumbuhan PDB lebih dari 2% pada tahun 2026.
- Tekanan inflasi tidak hanya berasal dari tarif, tetapi juga sektor lain seperti layanan kesehatan turut berkontribusi.
- Meskipun pasar tenaga kerja saat ini tidak terlalu ketat, namun juga tidak dianggap longgar.
- Bostic menekankan perlunya kebijakan moneter yang tetap ketat, dengan alasan inflasi yang masih tinggi secara persisten.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
El Niño, kekeringan, dan perang "tiga ancaman besar" datang! Inflasi harga pangan Inggris tahun depan bisa tembus 6%
Prediksi dari produsen makanan Inggris menunjukkan bahwa fenomena El Niño, kekeringan musim panas, serta serangkaian dampak dari perang di Timur Tengah akan mendorong laju inflasi makanan Inggris naik di atas 6% pada tahun depan.

