Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Déjà vu 2019? Mengapa Ethereum bisa kembali mengungguli Bitcoin

Déjà vu 2019? Mengapa Ethereum bisa kembali mengungguli Bitcoin

AMBCryptoAMBCrypto2026/01/14 21:06
Tampilkan aslinya
Oleh:AMBCrypto

Tidak setiap siklus pasar itu sama, namun ada pola-pola yang patut dicatat.

Berdasarkan teori ini, analis Michael van de Poppe memproyeksikan terulangnya restrukturisasi gaya pra-COVID di antara aset-aset top-cap. Pada dasarnya, siklus-siklus ini cenderung ditandai oleh aliran rotasi ke aset alternatif.

Untuk memberikan konteks, proyeksi ini diambil dari siklus tahun 2019, ketika rasio ETH/BTC mencapai titik terendah di 0,02, lalu melonjak lebih dari 300% pada awal kuartal keempat 2021.

Tentu saja, pertanyaannya adalah, apakah Ethereum [ETH] bisa mengulang prestasi tersebut?

Déjà vu 2019? Mengapa Ethereum bisa kembali mengungguli Bitcoin image 0

Sumber: TradingView (ETH/BTC)

Melihat dari sisi teknikal, rasio tersebut sedang memantul dari lantai yang sama di 0,02.

Seperti yang terlihat pada grafik, sejak kuartal kedua 2025, rasio ini mengalami ekspansi vertikal, naik 75%. Hal ini sejalan dengan reli Ethereum sebesar 80% ke $3,4k, dibandingkan dengan kenaikan Bitcoin [BTC] sebesar 15% pada periode yang sama.

Singkatnya, lemahnya ETH pada 2025 terhadap BTC berasal dari penurunan rasio ETH/BTC sebesar 38% pada kuartal pertama, sebelum akhirnya kembali naik. Tapi apakah ini menandakan dasar yang sudah terkonfirmasi? Jika ya, kita bisa saja berada di awal sebuah breakout.

L1 Ethereum Menjadi Sorotan Utama

Tentu saja, mengharapkan reli gaya pra-COVID mungkin agak berlebihan. 

Logikanya sederhana: Sejak reli COVID-19, pasar telah berkembang secara signifikan, menempatkan BTC di pusat aliran modal spot maupun spekulatif, dengan kapitalisasi pasar mencapai rekor $2,5 triliun pada awal kuartal keempat 2025.

Namun demikian, Ethereum tampaknya sedang menapaki jalannya sendiri, menunjukkan kekuatan di berbagai metrik utama. Misalnya, Ondo Finance kini mewakili 11% dari RWA TVL ETH, sementara TPS Ethereum baru-baru ini mencapai rekor 58 ribu.

Déjà vu 2019? Mengapa Ethereum bisa kembali mengungguli Bitcoin image 1

Sumber: Growthpie.com

Secara keseluruhan, kekuatan ini menunjukkan bahwa reli gaya 2019 belum memudar. 

Sebaliknya, performa on-chain Ethereum jelas mulai menyamai dominasi Bitcoin (BTC.D). Sebagai contoh, pangsa pasar ETH telah melonjak lebih dari 60% dari titik terendah 8% pada kuartal kedua 2025, semakin memperkuat tesis ini.

Perbedaan utamanya? Dominasi ETH lebih didorong oleh fundamental.

Dalam konteks makro saat ini, hal ini memberikan keunggulan yang jelas bagi Ethereum dibanding Bitcoin. Seiring terbentuknya regulasi, L1 diposisikan untuk mendahului momentum pasar, dengan rebound 75% ETH/BTC menjadi sinyal awal tren ini.

Pikiran Akhir

  • Pangsa pasar Ethereum telah pulih tajam, dengan rasio ETH/BTC naik 75% dari titik terendah kuartal kedua 2025, didukung oleh aktivitas pengembang yang kuat.
  • L1 diposisikan untuk mendahului momentum pasar, dan dominasi ETH mengisyaratkan potensi breakout gaya pra-COVID seiring regulasi semakin jelas.

 

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Saham Eropa catat penurunan terbesar dalam dua bulan! Harga minyak tembus seratus, peringatan inflasi, pasar bertaruh Bank Sentral Eropa dan Inggris akan menaikkan suku bunga empat kali.

Indeks Stoxx Europe 600 ditutup turun 1,41% pada hari Rabu, mencatat penurunan harian terbesar sejak Juli. Seiring harga minyak Brent kembali menembus 100 dolar AS, para trader bertaruh bahwa European Central Bank dan Bank of England akan menaikkan suku bunga sekitar 90 basis poin masing-masing sebelum 2027. Imbal hasil obligasi pemerintah Jerman tenor dua tahun pada hari Rabu sempat naik menjadi 3,08%, tertinggi sejak Juni 2024. Namun, sejumlah analis memperingatkan bahwa penetapan harga kenaikan suku bunga saat ini mungkin sudah berlebihan, karena saat ini belum ada bukti meluasnya inflasi dan risiko penurunan ekonomi zona euro akan membatasi ruang kenaikan suku bunga oleh bank sentral.

华尔街见闻2026/09/09 19:46

Taruhan saham per jam, Wall Street leveraged ETF berevolusi lagi

Defiance ETFs telah mengajukan permohonan kepada SEC untuk meluncurkan dana leverage yang direset setiap jam, dengan enam kali rebalancing setiap hari perdagangan, sehingga periode target hasil dipersingkat dari "hari" menjadi "jam". Produk ini memberikan alat trading intraday yang lebih rinci untuk para trader aktif, namun penggabungan hasil yang sering juga akan memperbesar keuntungan maupun kerugian secara bersamaan, sehingga meningkatkan risiko volatilitas. Di tengah pengawasan yang semakin ketat dari regulator global terhadap ETF leverage, masih ada ketidakpastian besar apakah produk ini dapat disetujui.

华尔街见闻2026/09/09 16:16