Perdana Menteri Thailand memerintahkan pengetatan regulasi terkait perdagangan emas dan aset digital untuk memberantas "uang abu-abu".
PANews 13 Januari — Menurut laporan The Nation Thailand, Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul secara resmi telah meluncurkan operasi besar-besaran terhadap "dana abu-abu" dan aliran dana ilegal, serta memerintahkan pengetatan regulasi terkait perdagangan emas dan aset digital. Di bidang aset digital, pemerintah akan menerapkan secara ketat "Travel Rule", yang mengharuskan identitas pengirim dan penerima diidentifikasi dalam setiap transfer wallet ke wallet, guna menghilangkan anonimitas. Selain itu, Thailand juga akan mendirikan sebuah Data Bureau nasional untuk mengelola data keuangan secara terpusat, sehingga otoritas pengawas dapat melacak transaksi mencurigakan secara real-time.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Goldman Sachs menurunkan target harga Jabil Technology menjadi 375 dolar AS
Platform pemasaran AI Braze (BRZE.US) melaporkan hasil positif namun saham turun tajam setelah jam perdagangan! Pendapatan dan EPS Q2 melebihi ekspektasi, panduan tahunan dinaikkan.
Platform pemasaran kecerdasan buatan (AI) Braze telah mengumumkan kinerja kuartal kedua yang lebih baik dari perkiraan, sekaligus menaikkan panduan kinerja penuh tahun fiskal 2027.


