CESS Network Menerima Penghargaan Inovasi Tahunan dari GBA
Foresight News melaporkan bahwa infrastruktur data terdesentralisasi CESS Network telah menerima Penghargaan Inovasi Tahunan dari GBA (Government Blockchain Association). GBA adalah organisasi global yang berkomitmen untuk memajukan teknologi blockchain dan inovasi yang bertanggung jawab di berbagai industri. Penghargaan ini bertujuan untuk mengakui inovasi yang mendorong perubahan transformatif yang signifikan.
Co-founder CESS Network, Nicholas Zaldastani, menyatakan bahwa keamanan kecerdasan buatan tidak hanya bergantung pada konsistensi modelnya, tetapi juga pada siapa yang mengendalikan data di baliknya. Jika kecerdasan buatan adalah mesin penggerak, maka data terdesentralisasi adalah bahan bakar yang menjaga kejujurannya.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Amerika Serikat memberlakukan larangan impor terhadap beberapa produk Kanada, saham-saham AS mana yang akan terpengaruh?
Amerika Serikat menerapkan tarif pada beberapa produk Kanada, saham Amerika ini layak untuk diperhatikan.

JRWP.US kembali mencoba masuk ke Nasdaq, dengan jumlah dana yang dihimpun meningkat secara signifikan hingga mencapai 31 juta dolar AS.
JRWP.US pada hari Selasa kembali mengajukan permohonan Initial Public Offering (IPO) kepada SEC.

JPMorgan secara optimis memprediksi: Penguatan yen dapat mengurangi tekanan obligasi Jepang, dan sektor AI serta semikonduktor Jepang berpeluang pulih lebih awal.
JPMorgan percaya bahwa penguatan yen dapat meredakan tekanan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Jepang, sehingga mendorong pemulihan lebih awal pada saham artificial intelligence (AI) dan semikonduktor yang terdaftar di Tokyo.

Akuisisi Teck Resources senilai 3,5 miliar dolar AS memulai revaluasi valuasi, Anglo American (AAUKF.US) mendapat peringkat "outperform" dari Scotiabank
Scotiabank untuk pertama kalinya memasukkan Anglo American (AAUKF.US) dalam cakupan riset, memberikan peringkat "outperform" dan menetapkan target harga sebesar 52 pound per saham.

