Skenario pertempuran investor ritel melawan Wall Street terulang: BYND yang melonjak 146% semalam, apakah akan menjadi GME berikutnya?
Chainfeeds Pengantar:
Retail Reddit berteriak: "Waktu untuk short seller tidak banyak lagi, dan kita akan menyaksikan sendiri bagaimana kekacauan berubah menjadi keuntungan."
Sumber Artikel:
Odaily
Penulis Artikel:
Odaily
Pendapat:
Odaily: Masih ingat drama "perang retail melawan Wall Street" seputar GameStop (GME) empat tahun lalu? Pada awal 2021, dengan forum WallStreetBets (WSB) di Reddit sebagai pusatnya, sekelompok investor retail menemukan bahwa saham GameStop (GME) sedang di-short secara terbuka oleh Citron Research, Melvin Capital, dan short seller terkenal lainnya. Mereka pun memutuskan untuk membeli saham dan opsi call dalam jumlah besar (tentu saja, didorong juga oleh institusi yang mengambil posisi berlawanan), lalu menaikkan harga saham untuk menekan short seller. Akhirnya, harga GameStop (GME) melonjak tajam dalam waktu singkat, institusi short seller mulai menyerah dan menutup posisi, Citron mengalami kerugian besar, dan Melvin Capital bahkan hampir bangkrut. Pertarungan ini dianggap sebagai kemenangan ikonik "retail vs Wall Street" dan menjadi perbincangan hangat di pasar. Kini, skenario serupa sedang terjadi pada perusahaan lain, Beyond Meat (BYND). Berdasarkan data pasar saham AS, harga penutupan Beyond Meat (BYND) kemarin adalah $3,62, naik 146,26% dalam sehari. Perusahaan daging nabati ini pernah melonjak ke puncak $239,71 setelah IPO pada 2019, namun kemudian anjlok tajam akibat kerugian berkelanjutan dan kondisi pasar, bahkan sempat turun ke titik terendah $0,6 baru-baru ini. Meski kenaikan harga saham Beyond Meat (BYND) belakangan ini sebagian terkait dengan perbaikan kinerja, seperti pengumuman kerja sama dengan Walmart minggu ini yang akan membawa produk mereka ke lebih dari 2.000 toko Walmart, faktor kunci di balik lonjakan ini adalah pembelian terpusat dari investor retail. Trader ₿IGRYAN (@BigRyanPark) di X menyatakan: "Investor retail telah mendorong saham ini naik lebih dari 360%... Hal ini sudah membuat hedge fund khawatir, karena mereka telah men-short 54,01% dari saham beredar. Kenaikan kali ini memang belum cukup untuk membuat hedge fund kesulitan, tapi situasi ini bisa berubah, karena internet menyukai cerita spektakuler seperti ini..." Menurut laporan CNBC, data FactSet menunjukkan lebih dari 63% saham BYND yang dapat diperdagangkan telah dijual secara short. Selain itu, Roundhill Investments telah memasukkan saham ini ke dalam produk ETF bertema Meme Stock mereka — Roundhill Meme Stock ETF (MEME), yang semakin memperparah tekanan short squeeze di pasar. Di forum WallStreetBets Reddit, BYND kini menjadi topik diskusi terbaru. Pengguna Reddit @cornecorne2 menganalisis: Dalam kasus langka (seperti peristiwa GameStop 2021), investor individu atau hedge fund dapat menciptakan tekanan beli, memicu lonjakan harga saham, banyak investor memegang posisi short dan opsi put, yang dapat menyebabkan "gamma squeeze", ditambah lagi dengan FOMO, investor baru berbondong-bondong masuk, short seller terpaksa menutup posisi, dan akhirnya harga saham bisa melonjak berkali-kali lipat dalam beberapa hari. BYND saat ini mungkin berada di tahap awal situasi seperti ini. @No_Feedback_630 menunjukkan: Meski WSB menghapus postingan BYND, volume perdagangan sudah menembus 1.1 billions, sangat mirip dengan situasi GameStop saat itu. @NoPixel_ mengatakan: Trading BYND membuatnya merasa seperti kembali ke tahun 2021. @hxtimx bahkan dengan antusias berkata: Selama bertahun-tahun, institusi besar dan short seller selalu menekan kami, tapi kini kami sudah sadar. Sekarang saatnya kami melawan balik, dan ketika mereka menutup posisi, itu akan sangat buruk bagi mereka. Pada saat yang sama, banyak prediksi harga BYND yang sangat optimis — $4, $10, bahkan $100. Meski hype saat ini belum bisa dibandingkan dengan GME pada masanya, namun sentimen sudah mulai memanas.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai

Dari ekspansi kekuatan AI hingga pendapatan aplikasi, Goldman Sachs melihat tahap baru investasi AI: siapa yang bisa mengubah Token menjadi arus kas
Fokus persaingan dalam bidang perangkat lunak aplikasi AI sedang bergeser ke penerapan nyata di perusahaan, platform perangkat lunak yang mampu secara efisien dan akurat mengubah kemampuan model menjadi hasil bisnis yang andal akan memperoleh ruang pertumbuhan baru.

Tren besar AI masih dalam tahap awal! TSMC (TSM.US) di Konferensi Goldman Sachs merilis analisa terbaru: Agent AI akan memperluas permintaan daya komputasi ke CPU, kapasitas produksi N3 dan CoWoS masih sangat ketat
Baru-baru ini, Chief Financial Officer TSMC, Huang Ren Zhao, tampil di konferensi Goldman Sachs Communacopia + Technology untuk berbagi pandangan tentang prospek industri kecerdasan buatan (AI) serta informasi mengenai operasi internal perusahaan.

Ketegangan perang antara Amerika dan Iran meningkat, harga minyak Brent naik menjadi 102 dolar, indeks saham berjangka Amerika Serikat bervariasi naik-turun, dan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika tetap tinggi.
Minyak mentah Brent tetap berada di atas $100 per barel. Indeks MSCI Asia Pasifik turun 0,6%, indeks utama Seoul di Korea Selatan ditutup turun 0,2% pada 7034,11 poin. Bitcoin turun ke $78.299 dengan penurunan harian 0,8%. Imbal hasil obligasi AS tetap tinggi, sementara dolar bergerak turun. Pasar fokus pada data CPI AS yang akan segera diumumkan.
