USDC memperluas jangkauan dengan peluncuran native di XDC Network
USDC terus memperkuat posisinya sebagai stablecoin teregulasi terdepan dengan peluncuran native di XDC Network.
- USDC kini telah tersedia di XDC Network, memungkinkan transfer yang aman tanpa jembatan dan didukung 1:1 oleh Circle.
- CCTP V2 dari Circle mendukung interoperabilitas lintas rantai dengan mekanisme “burn and mint”.
USDC resmi hadir di XDC Network
XDC Network (XDC) hari ini mengumumkan bahwa USD Coin (USDC), stablecoin yang diterbitkan oleh Circle, telah diluncurkan di jaringannya. Dengan peluncuran native ini, USDC di XDC bukanlah salinan atau turunan — melainkan digital dollar teregulasi yang dapat ditebus 1:1, sama seperti yang digunakan di Ethereum (ETH) dan Solana (SOL). Ini berarti pengguna dapat menyimpan dan mentransfer USDC asli di XDC dengan dukungan penuh dari Circle, tanpa harus bergantung pada jembatan atau wrapped token, sehingga transfer menjadi lebih aman, cepat, dan mudah diintegrasikan ke dalam aplikasi.
Integrasi ini didukung oleh Cross-Chain Transfer Protocol V2 (CCTP V2) dari Circle. Alih-alih membungkus token, CCTP menggunakan mekanisme “burn and mint”. Ketika pengguna mentransfer USD Coin dari satu chain ke chain lain, token akan dibakar di chain asal, diverifikasi oleh sistem atestasi Circle, dan dicetak baru di chain tujuan — dalam hal ini, XDC.
Kehadiran lintas rantai USDC
Penambahan XDC semakin memperluas kehadiran lintas rantai USDC, memperkuat perannya sebagai stablecoin teregulasi yang paling banyak diadopsi di berbagai ekosistem. USDC sudah tersedia secara native di 24 jaringan — termasuk Ethereum, Solana, Polygon, Avalanche, Base, Arbitrum, Stellar, dan Polkadot.
Integrasi USDC di XDC Network mengikuti pencapaian lain untuk stablecoin ini. Awal bulan ini, Circle meluncurkan Gateway, yang memungkinkan transfer USDC instan di tujuh blockchain utama, yaitu Arbitrum, Avalanche, Base, Ethereum, OP Mainnet, Polygon PoS, dan Unichain.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Risiko "arus balik besar" modal Jepang meningkat! Imbal hasil obligasi Jepang mendekati level tertinggi dalam 30 tahun, kepemilikan obligasi AS lebih dari satu triliun dolar menjadi sorotan
Seiring dengan imbal hasil obligasi pemerintah Jepang naik ke level tertinggi dalam hampir 30 tahun, risiko yang telah lama dibahas di pasar global kembali mendapat perhatian, yaitu kemungkinan arus balik dana luar negeri Jepang yang sangat besar ke pasar domestik.

Saham AS Semalam | Tiga indeks utama turun Dow Jones turun lebih dari 600 poin SK hynix (SKHY.US) naik 4,8%
Pada penutupan, indeks Dow Jones turun 626,72 poin atau 1,17% menjadi 52.787,53 poin; indeks S&P 500 turun 44,98 poin atau 0,58% menjadi 7.673,62 poin; dan indeks Nasdaq Composite turun 85,58 poin atau 0,32% menjadi 26.421,41 poin.

Meta(META.US) meluncurkan AI personal agent Muse: biaya bulanan tertinggi 100 dolar AS, bidik pintu masuk komersialisasi AI generasi berikutnya
Meta secara resmi meluncurkan aplikasi agen AI pribadi bernama Muse pada hari Selasa dan untuk pertama kalinya mencoba mengenakan biaya berlangganan kepada sebagian pengguna.

Dampak ketegangan Selat Hormuz antara AS dan Iran berlanjut, Iran mengklaim militer AS menembakkan rudal ke kapal tanker minyak dekat Pulau Khark.
Setelah berita serangan terhadap kapal tanker, harga minyak AS harian kembali naik lebih dari 2%. Pulau Khark adalah pusat utama ekspor minyak Iran, sebelumnya sekitar 90% minyak mentah Iran diekspor melalui pulau Khark. Pada hari Selasa pagi, militer Iran menyatakan bahwa mereka telah menangkap sebuah kapal selam tanpa awak canggih milik Amerika Serikat.
