Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesStocksEarnInstitusiAI & Lainnya
Suahasil Nazara: Fiskal dan Danantara Itu Saudara Kembar

Suahasil Nazara: Fiskal dan Danantara Itu Saudara Kembar

Liputan6Liputan62026/10/08 05:18
Oleh:Liputan6
Menteri Keuangan Suahasil Nazara di Grand Ballroom Kempinski, Jakarta, Kamis (8/10/2026). (Liputan6.com/Arief)

Liputan6.com, Jakarta -
Menteri Keuangan ( Menkeu)  Suahasil Nazara menyebut kas negara melalui APBN dan BUMN dalam kelolaan Danantara layaknya saudara kembar. Keduanya memiliki peran saling melengkapi untuk mencapai visi Presiden Prabowo Subianto.

Suahasil menegaskan tidak ada pemisahan yang lebar antara instrumen fiskal dan Danantara. Menurutnya, koordinasi dan sinergi antarlembaga terus berjalan secara beriringan.

"Fiskal sama Danantara itu saudara kembar, kerjanya bareng, sinerginya harus terjadi, komunikasinya harus lancar," kata Suahasil di Grand Ballroom Kempinski, Jakarta, Kamis (8/10/2026).

Dia menjelaskan, pembentukan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) pada 2025 lalu menjadi salah satu tonggak penting. Aset BUMN sebagai kekayaan negara yang dipisahkan menjadi motor penggerak untuk menopang ekonomi nasional.

"Membentuk Danantara meningkatkan kapasitas investasi, menggabungkan seluruh kekayaan negara yang dipisahkan, menyinergikan, serta membuatnya lebih efisien. Saya yakin Pak Dony (Dony Oskaria, COO Danantara) akan menguraikan ruang efisiensi yang membuat Danantara bisa bekerja lebih kuat bersama APBN," jelas dia.

Sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari anggaran negara, Suahasil menilai hubungan BUMN dan APBN sangat erat. Keduanya bekerja sejalan demi mewujudkan sasaran pembangunan pemerintah.

"Makanya tadi saya buka dengan APBN dan Danantara itu mau dibilang anak kembar boleh, mau dibilang saudara dekat boleh, mau dibilang teman bekerja sejalan boleh. Untuk apa? Untuk mewujudkan visi-visi besar Presiden, untuk mewujudkan visi-visi besar Republik Indonesia," bebernya.

 

Dividen BUMN Dikelola Danantara

COO Danantara Dony Oskaria

Sebelumnya, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria menyampaikan dividen BUMN tidak disetorkan ke kas negara atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dana tersebut dialokasikan untuk membiayai berbagai proyek strategis.

Sebelumnya, sempat muncul rencana penyetoran dividen BUMN sebesar Rp 120 triliun untuk memperkuat pembiayaan APBN. Namun, Dony mengonfirmasi bahwa hingga kini belum ada rencana pengalihan dividen tersebut ke kas negara.

"Sampai sejauh ini belum ada ya, saya rasa enggak," ucap Dony di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (30/9/2026).

 

Ekspansi Bisnis hingga Investasi

Dony memberikan sinyal bahwa dividen yang diperoleh dari BUMN akan dihimpun untuk memperluas ekspansi bisnis. Dana tersebut diprioritaskan untuk berinvestasi pada sejumlah proyek guna membuka lapangan kerja baru.

Pengelolaan dividen ini menjadi salah satu kewenangan penuh Danantara dalam mengorkestrasi perusahaan pelat merah.

"Kan kita mau membangun banyak proyek hilirisasi dan lain sebagainya untuk membuka lapangan pekerjaan," tegasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!