Kondisi ini diperparah oleh penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun yang merespons potensi tekanan inflasi persisten. Akibatnya, memegang emas menjadi kurang menarik dan lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, meskipun mayoritas ekonom memproyeksikan the Fed tetap mempertahankan suku bunga acuannya.
Artikel mengenai harga emas ini menjadi salah satu artikel yang banyak dibaca. Selain itu masih ada sejumlah artikel lain yang layak untuk disimak.
Advertisement
Lengkapnya, berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Sabtu (12/9/2026):
1. Harga Emas Hari Ini Tergelincir Setelah Rilis Data Ekonomi AS
Harga emas dunia anjlok lebih dari 1% pada perdagangan Kamis, 10 September 2026 (Jumat pagi Jakarta). Koreksi harga emas terjadi setelah data inflasi Amerika Serikat (AS) yang kuat dan kenaikan harga minyak meningkatkan spekulasi mengenai kenaikan suku bunga the Federal Reserve (the Fed) pekan depan.
Harga emas spot turun 0,9% menjadi US$ 4.359,19 per ons. Sementara itu, harga emas berjangka AS susut 1,3% menjadi US$ 4.402,5.
Cek berita selengkapnya di sini
2. Respons Purbaya Soal Viral Jual-Beli Jabatan di Kemenkeu
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membantah isu jual beli jabatan di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang menyebut dirinya mengumpulkan uang Rp 100 miliar untuk posisi tertentu.
Purbaya mengatakan isu tersebut beredar di TikTok dan tidak memiliki dasar karena proses rotasi, mutasi, serta promosi pejabat Kemenkeu dilakukan secara profesional.
“Terkait mutasi ini, ada isu di TikTok yang menyebutkan Pak Purbaya mengumpulkan uang Rp 100 miliar untuk posisi tertentu. Saya bingung dari mana isu itu keluar. Tapi, itu rumor saja. Ini benar-benar professional-based,” kata Purbaya.
Cek berita selengkapnya di sini
Advertisement
3. Menhub Kerahkan Dukungan Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi prihatin atas hilangnya kontak lima jurnalis ketika meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK). Ia juga mengerahkan dukungan pencarian bersama tim gabungan dan otoritas terkait.
"Kita sangat prihatin ya (atas lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau)," ujar Menhub.
Menhub Dudy turut mendoakan agar kelima jurnalis tersebut segera ditemukan oleh tim SAR gabungan, serta berharap proses pencarian berjalan lancar dengan dukungan seluruh pihak terkait.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6




