Sinyal mundur? "Big Short" menutup posisi opsi jual pada Nvidia dan Palantir
Michael Burry, yang dikenal sebagai "big short", telah secara signifikan mengurangi risiko dengan menutup posisi opsi put Nvidia dan Palantir yang jatuh tempo pada Desember 2026, alasan utamanya untuk menghindari penyusutan nilai waktu. Namun, ia masih memegang opsi put kedua perusahaan yang jatuh tempo pada 2027 serta posisi short di beberapa saham teknologi lainnya. Di saat yang sama, Huang Renxun membagikan data kenaikan harga sewa GPU sebesar 22% dibanding bulan sebelumnya, sebagai respons terhadap logika inti Burry yang berpendapat bahwa umur depresiasi chip telah terlalu tinggi.
“Big Short” Michael Burry mengumumkan pengetatan risiko, menutup posisi opsi put jangka pendek pada NVIDIA dan Palantir, namun skema bearish miliknya secara keseluruhan belum runtuh.
Menurut laporan terbaru StockTwits, Burry menulis di Substack pada hari Rabu bahwa ia telah “mengencangkan eksposur risiko” pada bulan September, memangkas setiap posisi dalam portofolionya, dan saat ini memegang sejumlah kas, “senang menyimpannya, mengamati pergerakan pasar selama musim gugur.” Ia menulis: “Musim gugur tahun ini akan menjadi pasar yang menarik.”
Bagian yang paling mendapat sorotan dari aksi kali ini adalah: Burry menutup opsi put yang jatuh tempo Desember 2026 pada NVIDIA dan Palantir, tanpa memperpanjang posisi tersebut ke kontrak dengan tanggal jatuh tempo lebih jauh.
Menutup Opsi Jangka Pendek, Namun Skema Bearish Tidak Berubah
Burry secara jelas menjelaskan alasan penutupan posisi dalam tulisannya: menghindari kerugian nilai waktu yang cepat pada kontrak mendekati jatuh tempo (time decay). Ia menyatakan aksi tersebut adalah “bagian dari pengetatan eksposur portofolio secara keseluruhan”, bukan perubahan mendasar pada posisi bearish miliknya.
Menurut laporan, Burry saat ini masih memegang opsi put tahun 2027 pada Palantir dan Invesco QQQ Trust (QQQ), dan terus melakukan short pada sejumlah saham di sektor teknologi, semikonduktor, dan AI.
Dalam peringkat posisi short teratas, Oracle (ORCL), Palantir (PLTR), dan Nebius Group (NBIS) tetap menjadi tiga posisi short terbesar miliknya, diikuti oleh NVIDIA (NVDA) dan iShares Semiconductor ETF (SOXX). NVIDIA menempati posisi keempat dalam portofolio short miliknya.

Portofolio Long: Fokus Konsumsi dan Kesehatan, Proporsi Teknologi Terbatas
Di sisi long, Burry juga melakukan pemangkasan, namun urutan posisinya tidak berubah.
Posisi long terbesar miliknya secara berurutan adalah: Lululemon Athletica (LULU)—yang pekan lalu disebutnya sebagai “fat pitch” (yakni peluang yang sangat menarik)—kemudian Molina Healthcare (MOH) dan MercadoLibre (MELI).
Daftar lengkap tujuh belas posisi long teratas meliputi Temple & Webster, Zoetis, Sprouts Farmers Market, JD.com, Birkenstock, Adobe, HCA Healthcare, Fiserv, Flutter Entertainment, Build-A-Bear Workshop, Veeva Systems, Fannie Mae, Freddie Mac, dan PayPal. Burry tidak mengungkapkan proporsi spesifik dari setiap posisi dalam portofolionya.

Jensen Huang Melawan Argumen Depresiasi Burry dengan Data
Alasan inti Burry melakukan short pada NVIDIA adalah anggapannya bahwa perusahaan teknologi terlalu optimis dalam memperkirakan masa pakai GPU NVIDIA.
Banyak perusahaan teknologi menetapkan masa pakai GPU NVIDIA selama enam tahun dan melakukan depresiasi biaya berdasarkan estimasi tersebut—ini berarti setiap tahun hanya mengakui seperenam dari biaya sebagai beban, sehingga laba tercatat lebih tinggi. Burry berpendapat masa pakai chip tersebut sebenarnya hanya dua hingga tiga tahun, dan asumsi depresiasi enam tahun secara artifisial telah membuat laba perusahaan tampak lebih tinggi.
Namun, data aktual kini menantang asumsi tersebut. Ampere A100 GPU yang diluncurkan NVIDIA pada pertengahan 2020 masih digunakan secara luas hingga saat ini. Menurut laporan, perusahaan komputasi awan CoreWeave baru saja menandatangani kontrak bulan lalu untuk menyewa chip tersebut dalam pemrosesan AI, dengan periode kontrak diperpanjang hingga 2029—sembilan tahun sejak rilis perdana A100.
Perkembangan harga sewa chip juga menarik perhatian. Platform pasar keuangan Ornn Exchange dalam unggahannya di X pekan ini menyatakan bahwa harga sewa chip generasi terbaru Hopper H100 naik 22% dibanding periode sebelumnya.
Jensen Huang segera membagikan unggahan tersebut dan memberikan komentarnya. The Motley Fool mengutip pernyataannya bahwa data tersebut “secara jelas menyangkal dalil Burry bahwa masa pakai GPU NVIDIA dinilai terlalu tinggi.” Implikasinya dari Jensen Huang adalah: chip tersebut tidak ketinggalan zaman lebih awal, sebaliknya permintaannya terus tumbuh.

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai

Ekonomi Inggris secara tak terduga tumbuh 0,4% pada bulan Juli, memberikan dukungan bagi pemerintah Burnham.
Ekonomi Inggris tetap kuat secara menyeluruh pada bulan Juli, sekali lagi melampaui ekspektasi pasar.

Piper Sandler "memicu" Reddit (RDDT.US): pertumbuhan pengguna pada bulan Agustus naik 8%, mencatat peningkatan bulanan terkuat tahun ini
Reddit (RDDT.US) naik sekitar 6% pada hari Kamis, menghentikan penurunan empat hari berturut-turut. Sebelumnya, Piper Sandler menyatakan bahwa rata-rata jumlah pengguna platform media sosial ini pada bulan Agustus meningkat 8% dibanding bulan sebelumnya.

