Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Dolar dijual, ekspektasi kenaikan suku bunga malah menjadi dukungan, pasar tidak siap

Dolar dijual, ekspektasi kenaikan suku bunga malah menjadi dukungan, pasar tidak siap

智通财经智通财经2026/09/10 09:46
Tampilkan aslinya
  1. Para pedagang secara massal menjual dolar AS menjelang pertemuan bank sentral AS, Zona Euro, dan Jepang pada bulan September, sehingga dolar sempat melemah. Namun, ekspektasi pasar atas kenaikan suku bunga kembali menguat dan justru memberikan dukungan bagi dolar.
  2. Sejak intervensi bersama antara AS dan Jepang pada Juli untuk mendukung yen, dolar mengalami penjualan besar-besaran. Pada Agustus, Departemen Keuangan AS mengumumkan akan meningkatkan pembelian kembali obligasi pemerintah jangka panjang, yang semakin memperkuat tren ini dan pada kenyataannya melonggarkan kondisi keuangan menjelang pertemuan Federal Reserve pada 16 September.
  3. Pada saat yang sama, lonjakan harga minyak secara signifikan meningkatkan risiko kenaikan inflasi dan memperbesar kemungkinan kenaikan suku bunga, meski langkah tersebut tetap akan mengejutkan pasar karena saat ini hanya sekitar 58% pasar yang memperkirakan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve, sementara kenaikan suku bunga di Jepang dan Zona Euro secara luas dipandang hampir pasti terjadi.
  4. Terpengaruh oleh situasi ini, yen menguat tajam, euro mendapat dukungan, dan dolar mengalami tekanan berat, yang bertolak belakang dengan logika umum di mana harga energi melonjak biasanya menguntungkan dolar dan menekan mata uang negara-negara pengimpor energi.
  5. Pada bulan Juli, para trader memiliki posisi beli dolar AS mencapai rekor 51 miliar dolar AS, namun setelah itu terus mengurangi posisinya. Sampai pekan lalu, posisi beli bersih dolar turun menjadi kurang dari 30 miliar dolar AS, dan itu pun masih sebelum yen melonjak tajam. Beberapa pihak memperkirakan lonjakan yen mendorong para trader yang sebelumnya menempatkan posisi jual terhadap yen—dengan posisi melebihi 7 miliar dolar AS—berpindah ke posisi beli yen.
  6. Dengan penguatan yen yang memberikan tekanan luas terhadap dolar AS, kemungkinan besar taruhan bullish terhadap dolar telah semakin berkurang secara signifikan. Ini berarti para trader kurang siap menghadapi kemungkinan bahwa kenaikan harga minyak dan pelemahan dolar secara bersamaan mendorong inflasi naik, sehingga memaksa AS menaikkan suku bunga lebih awal dari perkiraan pasar.
  7. Ke depan, fokus tertuju pada pernyataan Federal Reserve pada pertemuan September, tren harga minyak, serta perubahan nilai tukar yen. Ketiga faktor ini akan saling berinteraksi menentukan arah dolar AS dalam jangka pendek dan arus dana global.
0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!