Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
CEO Arm: AI dapat membantu manusia mengatasi kanker dalam hidup kita, tetapi pasokan chip adalah hambatan terbesar

CEO Arm: AI dapat membantu manusia mengatasi kanker dalam hidup kita, tetapi pasokan chip adalah hambatan terbesar

MEnewsMEnews2026/09/08 09:39
Tampilkan aslinya
CEO Arm, Rene Haas, dalam wawancara dengan BBC menyatakan bahwa AI memiliki potensi aplikasi revolusioner di bidang kesehatan, mampu mempersingkat waktu penelitian dan pengujian obat, serta diharapkan dapat membantu umat manusia menaklukkan kanker dalam generasi ini.

Penulis artikel, Sumber: BBC

CEO Arm mengatakan bahwa kecerdasan buatan mungkin dapat membantu umat manusia menaklukkan kanker dalam kehidupan generasi kita. Namun, sebelum mencapai tujuan itu, seluruh industri terlebih dahulu harus mengatasi masalah nyata: memproduksi cukup banyak chip untuk menyediakan daya komputasi yang dibutuhkan AI.

"Saya selalu percaya bahwa bidang aplikasi AI yang benar-benar revolusioner adalah kesehatan," ujar CEO Arm, Rene Haas, dalam video wawancara dengan BBC yang dirilis pada hari Selasa waktu setempat. "AI tidak hanya dapat mempercepat penelitian obat, tetapi juga mempersingkat waktu pengujian obat."

"Pertama-tama butuh lebih banyak pabrik wafer"

Haas bergabung dengan Arm pada tahun 2013, dan diangkat sebagai CEO pada Februari 2022, setelah sebelumnya bekerja di Nvidia selama 7 tahun sebagai Wakil Presiden Produk Komputasi. Dalam wawancaranya, ia menyatakan bahwa AI mungkin bisa memecahkan beberapa masalah yang sulit diatasi hanya oleh manusia: "Saya percaya bahwa dalam hidup kita, AI akan membantu manusia menaklukkan kanker."

Namun dia menegaskan, ini memerlukan daya komputasi yang sangat besar, dan saat ini chip yang dibutuhkan untuk riset kanker dan pengembangan robot humanoid sedang banyak diserap oleh perusahaan AI yang berencana membangun pusat data berkapasitas beberapa gigawatt. "Saat ini, pasokan daya komputasi memang sangat terbatas. Sebelum kita bisa membangun pusat data di luar angkasa, yang paling penting adalah kita butuh lebih banyak pabrik wafer—saya bisa mengatakan itu dengan pasti."

Haas mengatakan bahwa permintaan AI terhadap chip dan memori berada pada level yang belum pernah dialami industri semikonduktor sebelumnya, dan pembangunan pabrik wafer baru juga tidak bisa segera menyelesaikan masalah ini—satu pabrik wafer dapat memerlukan investasi miliaran dolar dan waktu pembangunan biasanya dua hingga tiga tahun. Ia mengatakan industri semikonduktor saat ini benar-benar berada dalam situasi sangat kekurangan pasokan, dan kekurangan ini akan berlangsung beberapa waktu ke depan.

Menaklukkan kanker tidak hanya soal daya komputasi, ekspansi pusat data juga menuai kontroversi

Meski hambatan chip bisa diatasi, belum ada jaminan AI dapat menaklukkan kanker dalam beberapa tahun ke depan. Peneliti medis menunjukkan bahwa kanker bukan satu penyakit, melainkan kelompok besar yang terdiri dari lebih dari 100 jenis penyakit, dan kanker yang diderita tiap pasien sangat bervariasi. AI memang dapat membantu mencari target potensial obat atau memperkirakan efek obat, tetapi bukti bahwa AI benar-benar berdampak pada praktik klinis sejauh ini masih terbatas, serta banyaknya variabel dalam tubuh manusia membuat prediksi dampak obat oleh model AI jadi tidak selalu dapat diandalkan.

Eksekutif chip lainnya juga menyampaikan peringatan serupa. Chief Operating Officer Micron Technology, Manish Bhatia, pada Januari tahun ini menyatakan bahwa kekurangan memori saat ini "benar-benar belum pernah terjadi sebelumnya", HBM menyerap banyak kapasitas produksi sehingga produk tradisional seperti ponsel dan PC menghadapi "kekurangan pasokan yang besar"; CEO Qualcomm, Cristiano Amon, dalam konferensi keuangan Februari juga mengatakan "kekurangan memori di seluruh industri dan kenaikan harga" akan menentukan pasar ponsel tahun ini.

Dalam beberapa tahun terakhir, pembangunan pusat data di Amerika Serikat berkembang pesat, dengan lebih dari 1.400 pusat data telah dibangun atau telah mendapat izin pembangunan hingga akhir tahun lalu. Seiring masuknya pusat data ke berbagai komunitas, dampaknya terhadap kualitas udara dan sumber air menimbulkan perdebatan. Survei Gallup pada Mei tahun ini menunjukkan bahwa dari 1.000 orang dewasa di Amerika, 70% menolak pembangunan pusat data khusus AI di wilayah mereka, dan hampir setengahnya menyatakan "sangat menolak".

","author":"ME Pilihan","type":"Repost"}

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!