Ketika XRP melonjak kembali di atas $1,4 di tengah pemulihan Bitcoin dan pasar kripto secara keseluruhan, 21Shares merilis analisis penting terkait dinamika pasokan aset tersebut.
XRP, yang termasuk di antara altcoin yang mengalami kenaikan nilai paling signifikan dalam kenaikan ini, telah menerima laporan penting dari perusahaan manajemen aset kripto 21Shares.
Menurut 21Shares, suplai beredar XRP meningkat sebesar 5,5% secara tahunan pada paruh pertama tahun 2026. Perusahaan tersebut menyatakan bahwa dengan tingkat ini, XRP memiliki tingkat dilusi suplai tahunan terendah di antara aset kripto yang berfokus pada pembayaran yang dibandingkan.
Berdasarkan analisis 21Shares, pertumbuhan tahunan suplai beredar XRP diakibatkan oleh pelepasan dan penguncian dari rekening escrow. Perusahaan tersebut menyatakan bahwa, berdasarkan perhitungan mereka, sekitar 272 juta XRP rata-rata ditambahkan ke pasar setiap bulannya.
Penipisan Suplai Tahunan XRP Tercatat Sebesar 5,5%!
21Shares menyatakan bahwa bagi para pemegang XRP, peningkatan suplai sebesar 5,5% berarti penipisan suplai tahunan sekitar 5,5%, dengan mempertimbangkan tingkat biaya transaksi saat ini. Analis memperkirakan bahwa, dengan semua variabel lain tetap, harga XRP harus meningkat setidaknya 5,5% setiap tahun agar para pemegang dapat mencapai titik impas dalam hal daya beli.
Namun, perusahaan berpendapat bahwa biaya transaksi saja tidak mungkin menutupi selisih ini. Mereka menekankan bahwa tingkat pendapatan biaya yang dihasilkan oleh XRP Ledger saat ini masih jauh dari menutupi dampak suplai baru.
Berdasarkan perhitungan 21Shares, pendapatan XRPL perlu meningkat 12.700 kali lipat untuk menutupi suplai baru selama setahun ke depan pada nilai saat ini. Hal ini karena, menurut data 21Shares, pendapatan XRP Ledger pada paruh pertama tahun 2026 turun 81,6% secara tahunan, dari $6,43 juta menjadi $1,18 juta.
Perbandingan dengan Altcoin Lain!
21Shares juga membandingkan dinamika suplai XRP dengan aset kripto lain yang dianggap sebagai jaringan pembayaran.
Menurut perbandingan tersebut, tingkat dilusi suplai tahunan XRP adalah 5,5%, sementara untuk Stellar sebesar 8,8% dan TON sebesar 9,6%.
Dengan demikian, XRP menjadi aset dengan tingkat dilusi suplai tahunan terendah di antara aset kripto berfokus pembayaran yang dibandingkan oleh perusahaan.


