Bank terbesar di Amerika Latin akan menguji tokenisasi obligasi dan dana investasi
Itaú, bank swasta terbesar di Amerika Latin, bergabung dalam proyek percontohan untuk menguji tokenisasi obligasi korporasi dan dana investasi di Brasil.
Itaú Brasil, bank swasta terbesar di Amerika Latin, mengumumkan partisipasinya dalam proyek percontohan yang dipimpin oleh Brazilian Financial and Capital Markets Association (ANBIMA). Inisiatif ini bertujuan untuk menguji infrastruktur penerbitan, perdagangan, dan penyelesaian instrumen pasar modal yang ditokenisasi. Penyedia infrastruktur aset digital OpenAssets akan menjadi mitra teknologi Itaú.
Dalam proyek ini, para peserta akan mengembangkan dan mengevaluasi persyaratan operasional, teknologi, dan regulasi untuk aset yang ditokenisasi. Pada fase awal, proyek akan berfokus pada obligasi korporasi (debitur) dan dana investasi. OpenAssets akan menyediakan platform tokenisasi, sementara Itaú akan memberikan keahliannya di pasar modal dan keuangan institusional.
ANBIMA mengawasi proyek percontohan di jaringan DLT bersifat izin dengan akses terkendali, di mana para peserta akan mensimulasikan siklus penuh instrumen keuangan, mulai dari penerbitan hingga penyelesaian. Pengujian ini tidak melibatkan dana atau investor sungguhan. Inisiatif ini bertujuan menetapkan standar umum, meningkatkan interoperabilitas di antara peserta pasar, dan menilai apakah aset yang ditokenisasi dapat diintegrasikan ke infrastruktur pasar modal yang sudah ada.
Pada bulan April, ANBIMA memilih 20 kasus penggunaan dari 39 aplikasi yang diajukan oleh lebih dari 50 institusi keuangan dan perusahaan teknologi. Peserta dalam fase percontohan termasuk Itaú Unibanco, BTG Pactual, Bradesco, Banco Santander, Safra, B3, Banco do Brasil, Caixa, BNP Paribas, IBM, Ripple Brasil, dan peserta pasar lainnya.
Minat yang semakin meningkat terhadap inisiatif seperti ini mencerminkan momentum yang lebih luas di pasar RWA global. Pada tahun 2025, kredit privat dan sekuritas utang Amerika Serikat menyumbang lebih dari setengah pasar aset dunia nyata yang ditokenisasi. Pada tahun 2026, pasar RWA tidak termasuk stablecoin mencapai $19 miliar, sementara kapitalisasi pasar total sektor ini melampaui $51 miliar.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
S&P memperkirakan SK Hynix akan melanjutkan buyback hingga maksimum 40 triliun won pada kuartal keempat, ditambah dividen yang besar, sehingga pasar Value-up Korea mendapatkan katalis baru.
S&P Global Market Intelligence memprediksi bahwa SK Hynix kemungkinan akan mengumumkan rencana buyback saham baru senilai 100 millions hingga 400 millions won Korea pada kuartal keempat tahun ini. Didukung oleh berita ini, ADR SK Hynix melonjak lebih dari 6% pada hari Selasa dan harga saham di Bursa Korea sempat naik 5% pada hari Rabu. S&P menyatakan bahwa, dengan Samsung Electronics yang membatalkan saham treasury dan memberikan dividen besar, dua raksasa ini berpotensi menetapkan standar baru tata kelola perusahaan di pasar modal Korea, membantu mengatasi masalah "Korean Discount" yang telah berlangsung lama.
Semakin yen naik, semakin banyak investor ritel melakukan posisi short! Dengan taruhan short sebesar 3.61 triliun, sinyal peringatan short squeeze mulai berbunyi.
Meskipun yen telah mencapai level tertinggi dalam beberapa bulan terakhir, investor ritel Jepang tetap bertaruh bahwa lonjakan besar akan segera mereda dan terus menambah posisi bearish.


Pasar bitcoin untuk September sudah ditentukan, minggu depan pasti akan mencapai tujuh ribu!

