Laba bersih UMS Integration 2QFY26 melonjak 90% menjadi S$19,8 juta; pendapatan meningkat 29% menjadi S$87,1 juta
Reuters2026/08/13 10:46- UMS Integration membukukan laba bersih 2QFY2026 naik 90% menjadi S$19,8 juta, sementara pendapatan meningkat 29% menjadi S$87,1 juta.
- Laba bersih 1HFY2026 yang dapat diatribusikan naik 66% menjadi S$33,4 juta dengan pendapatan naik 25% menjadi S$156,5 juta.
- EPS 2Q naik menjadi 2,22 sen; dividen interim kedua ditetapkan sebesar 1 sen, sehingga total distribusi 1H menjadi 2 sen.
- Pendapatan segmen semikonduktor meningkat 28% menjadi S$75,5 juta; pendapatan dirgantara melonjak 59% menjadi S$8,6 juta.
- CEO Andy Luong melihat pertumbuhan yang kuat ke depan; grup memperkirakan tetap meraih keuntungan di FY2026, didukung oleh ekspansi kapasitas di Penang dan Vietnam.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Menginvestasikan 590 juta dolar untuk mengakuisisi Stride Bank demi mendapatkan lisensi, Chime (CHYM.US) berubah dari “penantang” fintech menjadi “bank berlisensi”
Chime Financial Inc. (CHYM.US) telah mencapai kesepakatan untuk mengakuisisi mitra jangka panjangnya, Stride Bank, dengan pembayaran tunai sebesar 590 juta dolar AS. Langkah ini menandai langkah penting perusahaan fintech tersebut dalam mengintegrasikan operasionalnya.

Pasar saham Korea mempersiapkan permainan bottoming: penjualan asing melambat, won Korea menguat, valuasi KOSPI 200 turun ke peringkat pertama dalam sepuluh tahun terakhir.
Setelah likuidasi leverage dan penjualan besar-besaran oleh investor asing, pasar saham Korea mengalami titik balik ganda dari segi valuasi dan teknikal. Pada 8 September, indeks saham Korea menerobos garis tren turun jangka pendek dan untuk pertama kalinya ditutup di atas rata-rata bergerak 50 hari. Forward P/E KOSPI 200 hanya sebesar 6,2 kali, berada di persentil pertama dalam sepuluh tahun terakhir. Analisis menunjukkan bahwa diskon ekstrem memberikan perlindungan downside yang kuat.
Serangan balik besar-besaran mata uang Asia
