Emas dan perak mengalami penurunan harga secara cepat
Sumber artikel: China Fund News
Reporter China Fund News: Li Zhi
Pada 13 Agustus, emas spot sempat naik tajam kemudian kembali turun, jatuh dengan cepat di sesi perdagangan dan menembus level 4400 dolar AS per ons, turun 0,74% dalam sehari, terbaru tercatat 4375,38 dolar AS per ons.
Perak spot turun sekitar 1%, saat ini diperdagangkan di 64,668 dolar AS per ons.
Dari sisi berita, CPI Amerika Serikat bulan Juli turun dari 3,5% menjadi 3,4%, dan Core CPI turun dari 2,6% menjadi 2,5%, keduanya sesuai dengan ekspektasi pasar. Data inflasi yang moderat tidak menunjukkan kejutan besar, sehingga mengurangi tekanan bagi Federal Reserve untuk mempercepat kenaikan suku bunga. Namun, data yang tidak memberikan arah yang jelas membuat pasar emas berada pada persaingan antara bullish dan bearish. Setelah data dirilis, harga emas sempat turun lalu naik, tetapi akhirnya tetap gagal mempertahankan level 4400 dolar AS.
Laporan riset dari CICC menyatakan bahwa dua narasi yang sebelumnya menekan emas kini sedang terbantahkan: likuiditas global sebenarnya belum memasuki siklus pengetatan dan "de-dolarisasi" juga belum berakhir. Pada kuartal kedua, pembelian bersih emas oleh bank sentral global rebound menjadi 289 ton, naik 62% year-on-year, mencerminkan kekhawatiran bank sentral global terhadap dolar AS yang sangat kuat.
Shenwan Hongyuan Futures menyampaikan bahwa, dalam perspektif jangka menengah dan panjang, kenaikan risiko geopolitik global, meningkatnya tekanan fiskal AS, serta proses de-dolarisasi yang terus berlangsung, bersama-sama menopang aksi berkelanjutan bank sentral dalam menambah cadangan emas. Di antaranya, bank sentral China telah menambah cadangan emas selama 20 bulan berturut-turut, menunjukkan nilai emas sebagai aset pelindung risiko di lingkungan yang penuh ketidakpastian.
Editor: Zhu Henan

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

