Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Berkebalikan! Strategis Goldman Sachs: Federal Reserve kemungkinan akan tetap tidak berubah sepanjang tahun ini, membantah ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga

Berkebalikan! Strategis Goldman Sachs: Federal Reserve kemungkinan akan tetap tidak berubah sepanjang tahun ini, membantah ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga

华尔街见闻华尔街见闻2026/08/12 12:24
Tampilkan aslinya

Goldman Sachs memiliki perbedaan pendapat yang jelas dengan ekspektasi utama pasar—bank tersebut berpendapat bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tidak berubah dalam waktu dekat, dan memproyeksikan tekanan inflasi akan mereda secara bertahap pada paruh kedua tahun 2026.

Kepala Strategi Investasi wilayah Eropa, Timur Tengah, dan Afrika Goldman Sachs, Matheus Dibo, mengatakan di Bloomberg TV pada hari Rabu bahwa meskipun pasar masih memperkirakan kenaikan suku bunga, Goldman Sachs memiliki pandangan berbeda, menyatakan bahwa Federal Reserve akan tetap menahan diri sepanjang tahun 2026. Ia menekankan bahwa data inflasi pada awal tahun dipengaruhi oleh faktor sekali pakai seperti harga minyak, Piala Dunia, dan tarif, serta sedikit adanya tanda-tanda penyebaran inflasi ke sektor yang lebih luas.

Penilaian ini menunjukkan adanya kesenjangan yang signifikan dengan harga pasar saat ini. Para trader saat ini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan September sekitar 50%, sementara ekonom memprediksi, setelah penurunan tidak terduga sebesar 0,4% pada Core CPI periode terakhir, data kali ini akan naik 0,1% secara bulanan. Dibo mengakui adanya risiko kenaikan, namun tetap mempertahankan prediksi utama bahwa Federal Reserve tidak akan bergerak.

Federal Reserve Memiliki Kemampuan untuk Menunggu, Tidak Perlu Bertindak Cepat

Dibo menjelaskan logika moderasi inflasi dari beberapa aspek. Ia menyampaikan bahwa inflasi perumahan seharusnya melambat mengikuti tren pasar properti. Di sisi upah, menurutnya gaji tidak akan menjadi sumber utama inflasi karena pasar tenaga kerja Amerika Serikat jauh dari kondisi overheating.

Laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat yang dirilis pekan lalu masih sedang dicerna oleh pasar. Dibo menggambarkan situasi pasar tenaga kerja saat ini sebagai “keadaan seimbang”—tidak ada perekrutan besar-besaran maupun pemutusan hubungan kerja massal, secara keseluruhan dalam posisi stagnan seimbang. Bagi Dibo, pola ini tidak memberikan dorongan bagi kenaikan inflasi.

Dibo menyatakan bahwa Federal Reserve sepenuhnya mampu menunggu lebih banyak data sebelum mengambil keputusan, tanpa harus bertindak lebih awal. Menurutnya, lingkungan ekonomi saat ini memberikan ruang pengamatan yang luas bagi kebijakan moneter.

Namun, ia juga mengakui risiko tidak terdistribusi secara simetris. “Kami sepenuhnya menyadari risiko cenderung pada arah kenaikan suku bunga, terutama jika data inflasi beberapa periode ke depan naik di atas ekspektasi.” Hal ini berarti prediksi Goldman Sachs untuk tidak bergerak didasarkan pada asumsi bahwa inflasi tidak akan mengalami lonjakan yang di luar dugaan.

Pasar dan Penilaian Goldman Sachs Berbeda Pandangan, Data CPI Menjadi Variabel Kunci

Harga pasar saat ini menunjukkan bahwa para trader memperkirakan peluang kenaikan suku bunga pada September sekitar 50%, yang bertentangan langsung dengan prediksi utama Goldman Sachs.

Laporan CPI Amerika Serikat bulan Juli yang akan segera dirilis akan menjadi titik penting untuk menguji penilaian kedua pihak.

Para ekonom memproyeksikan Core CPI akan naik 0,1% secara bulanan, jauh lebih sempit dibanding penurunan 0,4% yang tidak terduga pada periode sebelumnya. Jika data kembali melebihi harapan, ekspektasi kenaikan suku bunga di pasar mungkin akan semakin meningkat, sehingga menjadi tantangan bagi penilaian Goldman Sachs; sebaliknya, jika inflasi tetap moderat, hal ini akan mendukung prediksi Goldman Sachs untuk tetap menahan diri.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!