Real Brasil: Politik membawa dampak, tetapi carry mendukung – ING
Chris Turner dari ING melaporkan bahwa Real Brasil (BRL) mengalami kinerja buruk dalam suasana carry trade yang seharusnya mendukung, setelah sebuah bank menurunkan peringkat saham Brasil dan sebuah survei baru menunjukkan Presiden Lula memperlebar keunggulannya menjelang pemilu Oktober. Ia menilai ini sebagai pukulan politik nyata pertama untuk BRL, namun tetap memperkirakan imbal hasil tersirat yang tinggi dan status Brasil sebagai pengekspor energi bersih akan menjaga permintaan, dengan USD/BRL kecil kemungkinan menembus 5,22 hanya karena berita lokal.
Risiko pemilu versus carry trade yang kuat
"Dalam pasar yang seharusnya mendukung untuk carry trade FX, real Brasil menjadi salah satu yang berkinerja buruk kemarin. Hal ini dipicu oleh penurunan peringkat saham Brasil oleh sebuah bank dari overweight menjadi netral, dan hasil survei baru menjelang pemilu presiden Brasil awal Oktober."
"Ini tampaknya hari pertama di mana politik benar-benar mulai berdampak pada real tahun ini. Namun, kami tidak akan mengejar real lebih rendah lagi. Imbal hasil tersirat 13,4% pada one-month non-deliverable forwards dan posisi Brasil sebagai pengekspor energi bersih seharusnya membuat mata uang ini tetap cukup diminati."
"Posisi mungkin sudah sangat penuh pada long real saat ini, tetapi kami menduga dibutuhkan penguatan dolar secara luas, bukan berita lokal, untuk mendorong USD/BRL menembus 5,22."
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Cisco bekerja sama dengan Palantir dan Nvidia untuk membangun pabrik AI.
Perusahaan asuransi Amerika Serikat, Orion180 Insurance Group (OIG.US), menetapkan harga IPO sebesar 15 hingga 17 dolar AS per saham dan berencana mengumpulkan dana sebesar 320 juta dolar AS.
Perusahaan asuransi Amerika Serikat, Orion180 Insurance Group, mengumumkan persyaratan IPO-nya pada hari Rabu.

Goldman Sachs menilai iPhone lipat Apple: harga "terjangkau", pengiriman tahun ini bisa mencapai 35 juta unit
Laporan Goldman Sachs menyatakan bahwa iPhone Duo, dengan desain "tertipis dalam sejarah" dan harga yang "terjangkau", berpotensi membuka pasar massal. Prediksi pengiriman tetap pada 14 juta hingga 35 juta unit pada tahun 2026. Peningkatan produk baru pada engsel, pendinginan, dan kamera akan membawa keuntungan bagi rantai pasokan di Greater China seperti Foxconn.
