Aster mengaktifkan AOS-2, menciptakan jalur bagi proyek yang ingin masuk ke pasar perpetual sembari mengaitkan aplikasi dengan staking ASTER. Kerangka kerja ini menggantikan pembicaraan privat dengan pemeriksaan kelayakan, komitmen token, pemungutan suara validator, dan pencatatan on-chain.
Setiap proyek harus memenuhi syarat berdasarkan aturan Aster sebelum mengajukan kontrak perpetual. Setiap pemohon wajib melakukan staking 1 juta ASTER selama empat tahun sebelum validator mempertimbangkan proposalnya.
Namun, proposal yang ditolak akan menerima kembali seluruh staking. Aster belum mengungkapkan durasi pemungutan suara ataupun ambang persetujuannya. Selain itu, pemohon yang berhasil tidak dapat keluar lebih awal.
Setelah proposal disetujui oleh validator, tim risiko Aster akan mengatur leverage, margin, likuidasi, dan kontrol perdagangan lainnya. Dengan demikian, persetujuan tidak langsung membuka pasar.
Aster berencana untuk meluncurkan kontrak perpetual pada T+1 setelah penyelesaian pengaturan pasar. Platform belum mengklarifikasi apakah T+1 berarti satu hari kalender.
Selain itu, AOS-2 memberikan peran yang lebih kuat pada ASTER. Persyaratan tetap ini juga membuat biaya aplikasi berfluktuasi sesuai nilai pasar ASTER.
Selain itu, AOS-2 mengikuti AOS-1, yang menetapkan kriteria publik untuk pencatatan spot.

