Synergy CHC menerima surat wanprestasi atas perjanjian kredit pinjaman berjangka dengan ACP Agency
Reuters2026/08/11 20:46- Synergy CHC menerima pemberitahuan wanprestasi dari ACP Agency terkait Perjanjian Pinjaman Berjangka tanggal 30 Mei 2025.
- ACP menyatakan gagal bayar bunga yang jatuh tempo pada 3 Agustus 2026, dan berlanjut melewati masa perbaikan hingga 6 Agustus 2026.
- ACP menyebutkan bahwa periode forbearance dalam Forbearance Agreement tanggal 28 Mei 2026 berakhir pada 6 Agustus 2026.
- Biaya forbearance sebesar USD 404.173,06 dinyatakan jatuh tempo dan harus dibayarkan.
- Sisa pokok pinjaman sekitar USD 17,6 juta; ACP membuka opsi bunga setelah wanprestasi, percepatan kewajiban, serta eksekusi jaminan.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
"Sekarang saya adalah bandar, jika ingin bertaruh silakan datang" Besant memperingatkan pasar agar tidak melawan dia untuk menjual yen.
Besant mengatakan, "Ketika kami melakukan intervensi terhadap yen, saya benar-benar memahami apa yang akan dilakukan oleh orang Jepang, Bank Sentral Jepang, dan para pembuat keputusan di sana." Dengan dukungan fundamental bahwa Bank Sentral Jepang diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin bulan ini, para pelaku short akan menghadapi tekanan ganda berupa intervensi kebijakan dan perubahan arah suku bunga. Analisis menilai bahwa pernyataan tegas Besant bukan hanya memberikan tekanan psikologis, tetapi juga mengisyaratkan tindakan lebih lanjut yang sudah dipersiapkan.
Kenaikan saham Korea meningkat lebih dari 1%.
Penutupan pasar saham AS, BNC naik 50,43%
Menginvestasikan 590 juta dolar untuk mengakuisisi Stride Bank demi mendapatkan lisensi, Chime (CHYM.US) berubah dari “penantang” fintech menjadi “bank berlisensi”
Chime Financial Inc. (CHYM.US) telah mencapai kesepakatan untuk mengakuisisi mitra jangka panjangnya, Stride Bank, dengan pembayaran tunai sebesar 590 juta dolar AS. Langkah ini menandai langkah penting perusahaan fintech tersebut dalam mengintegrasikan operasionalnya.
