Strategy terus menjual koin! Minggu lalu menjual bitcoin senilai 110 juta dolar AS, dan mengurangi saham biasa sebesar 650 juta dolar AS.
Strategy pada hari Senin menyatakan bahwa selama tujuh hari hingga 9 Agustus, perusahaan telah menjual bitcoin senilai 108.6 juta dolar AS, mengurangi 6,6 juta lembar saham biasa dan memperoleh dana sekitar 653 juta dolar AS; pada saat yang sama, perusahaan juga membeli kembali saham preferen Stretch senilai 108.6 juta dolar AS. Saat ini Strategy memegang bitcoin sekitar 58 miliar dolar AS dan cadangan dana sebesar 4.65 miliar dolar AS.
Strategy milik Michael Saylor minggu lalu kembali menjual Bitcoin dan saham biasa untuk memperkuat cadangan kas perusahaan.
Pada hari Senin, Strategy menyatakan bahwa dalam tujuh hari hingga 9 Agustus, perusahaan telah menjual Bitcoin senilai 108,6 juta dolar AS, melepas 6,6 juta saham biasa, dan memperoleh sekitar 653 juta dolar AS; pada saat yang sama, perusahaan telah melakukan pembelian kembali saham preferen Stretch senilai 108,6 juta dolar AS.
Hingga berita ini diturunkan, pada perdagangan Senin di pasar saham AS, saham biasa Strategy turun 1,05%.

Saat ini, Strategy memegang sekitar 5,8 miliar dolar AS dalam bentuk Bitcoin, menjadikannya perusahaan publik dengan kepemilikan Bitcoin terbesar di dunia.
Saylor menyatakan di media sosial bahwa Strategy telah menambah cadangan dolar AS sebesar 650 juta dolar AS dan melakukan pembelian kembali saham preferen STRC senilai 109 juta dolar AS. Langkah ini meningkatkan "USD Duration" perusahaan sebesar 143 hari menjadi 2,7 tahun, sementara selisih kredit Bitcoin STRC menyempit sebesar 10 basis poin.
Per 9 Agustus, cadangan dolar AS Strategy tercatat sebesar 4,65 miliar dolar AS.
Strategy mendapatkan reputasi dengan strategi terus-menerus mengakumulasi Bitcoin selama bertahun-tahun. Namun, seiring meningkatnya kekhawatiran pasar tentang pola pendanaannya, Saylor beralih ke strategi manajemen modal pada akhir Mei. Sampai saat ini, Strategy telah menjual sekitar 432 juta dolar AS dalam bentuk Bitcoin.
Sebelumnya, untuk meredakan kekhawatiran investor soal dilusi saham biasa, Saylor pernah mencoba menjadikan penerbitan saham preferen STRC sebagai jalur pendanaan utama perusahaan.
Namun, sejak awal Mei, harga perdagangan STRC belum mampu menembus nilai nominal 100 dolar AS, dan hanya harga saham di atas level tersebut yang membuat penerbitan sekuritas jenis ini menguntungkan. Saat ini, harga perdagangan STRC sekitar 95 dolar AS.
Sebelumnya, Saylor sempat mendorong investor untuk membeli Bitcoin hampir "dengan cara apa pun".
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Bitcoin hashrate rebound dari titik terendah 850 juta TH/s
Meta Platforms meluncurkan Muse AI agent
