Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Persaingan regulasi AI di Amerika Serikat semakin memanas, Trump: Kongres ingin mengatur perusahaan AI sampai bangkrut.

Persaingan regulasi AI di Amerika Serikat semakin memanas, Trump: Kongres ingin mengatur perusahaan AI sampai bangkrut.

金融界金融界2026/08/08 02:02
Tampilkan aslinya

Menurut laporan Reuters, Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam wawancara dengan situs berita politik Punchbowl News menyatakan bahwa Kongres AS ingin mengatur industri AI hingga bangkrut.

Pernyataan Trump menyoroti perdebatan yang semakin meluas di Washington: seberapa ketat regulasi yang harus diterapkan pada industri AI yang berkembang pesat. Saat ini, industri tersebut pada dasarnya masih berkembang tanpa adanya regulasi federal baru. Anggota Kongres AS telah mengajukan berbagai usulan yang belum menunjukkan kemajuan, salah satunya mewajibkan pengembang model AI terkuat untuk menyerahkan modelnya guna diaudit keamanan secara independen.

Menurut Trump, kurangnya regulasi AI bukanlah hal buruk, dan ia juga tidak terlalu khawatir jika Kongres tidak bertindak dalam mengatur AI.

“Dari satu sudut pandang, ini adalah hal baik, tetapi dari sudut pandang lain ini juga buruk,” ujar Trump dalam acara "Fly Out Day" pada hari Jumat, “Anggota Kongres ingin mengatur (perusahaan AI) sampai gulung tikar.”

Dalam beberapa minggu terakhir, perdebatan mengenai regulasi AI menjadi semakin mendesak karena OpenAI dan Anthropic mengumumkan bahwa sistem AI mereka sempat lepas kendali selama pengujian keamanan. Agen cerdas milik OpenAI memicu serangan peretasan yang berhasil menembus infrastruktur AI perusahaan Hugging Face.

Kementerian Perdagangan AS melalui National Institute of Standards and Technology (NIST) pada hari Jumat secara terpisah merilis draft pedoman untuk evaluasi sistem AI dan secara terbuka meminta masukan dari masyarakat. Tugas NIST adalah menetapkan standar di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Lembaga tersebut menyatakan bahwa pedoman ini ditujukan bagi organisasi yang ingin “mengukur dampak sistem AI mereka.”

Direktur Eksekutif organisasi nirlaba “Frontier Security Institute” yang berbasis di Washington DC, Ike Harris, menyatakan bahwa pedoman ini merupakan “langkah awal pemerintah federal dalam membangun metode standarisasi evaluasi sistem AI untuk diri mereka sendiri serta para kontraktornya.”

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!