Black Swan Capitalist: XRP diperdagangkan seolah-olah penundaan CLARITY Act sudah sepenuhnya dihargai
Versan Aljarrah, pendiri Black Swan Capitalist dan penggemar XRP yang terkenal, telah memberikan pandangannya tentang posisi XRP saat ini. Ia percaya bahwa XRP “diperdagangkan seolah-olah penundaan CLARITY Act sudah sepenuhnya tercermin dalam harga.”
Pasar telah menyerap berita bahwa Senat menunda pemungutan suara hingga September, dan harga XRP tidak anjlok. Aljarrah berpendapat bahwa harga saat ini belum mencerminkan apa yang akan terjadi selanjutnya.
Modal Institusional Menunggu
Aljarrah menyatakan bahwa yang belum tercermin dalam harga saat ini adalah “besaran modal institusional yang selama ini menunggu kejelasan tersebut sebelum menambah posisi.” Itulah variabel yang belum dihitung di harga sekarang. Kepastian regulasi menjadi pemicu, dan tanpa itu, modal tersebut tetap menunggu di pinggir lapangan.
CLARITY Act dirancang untuk menetapkan perbedaan hukum antara aset digital yang diklasifikasikan sebagai komoditas dan yang diklasifikasikan sebagai sekuritas. Bagi para pelaku institusi yang beroperasi di bawah persyaratan kepatuhan, kejelasan itu memungkinkan mereka mengalokasikan modal, dan beberapa institusi besar secara terbuka mendukung RUU tersebut. Penundaan hingga September memperpanjang periode institusi tersebut tetap pasif.
XRP diperdagangkan seolah-olah penundaan CLARITY Act sudah sepenuhnya tercermin dalam harga.
Yang belum tercermin dalam harga adalah besaran modal institusional yang selama ini menunggu kejelasan sebelum menambah posisi.
Semakin lama penundaan berlangsung, semakin terkompresi modal tersebut.
Argumen Kompresi
Aljarrah melanjutkan analisanya lebih jauh. Ia berpendapat bahwa “semakin lama penundaan berlangsung, semakin terkompresi modal tersebut.” Modal yang menunggu lampu hijau regulasi tidak hilang begitu saja. Modal itu menumpuk, dan semakin lama penundaan, semakin banyak modal yang menimbun sebelum pemicu hadir.
XRP saat ini diperdagangkan di harga $1,01. Level support $1 telah bertahan lebih dari 600 hari dalam berbagai kondisi pasar dan tekanan signifikan. Aset ini tidak jebol walaupun Senat menunda pemungutan suara, memberikan landasan bagi argumen Aljarrah terhadap aksi harga saat ini.
Pada $1,01, XRP menunjukkan pasar yang telah memperhitungkan penundaan tersebut. Postingan Aljarrah mengindikasikan bahwa pasar belum benar-benar menghitung apa yang terjadi setelah penundaan itu berakhir.
Jendela Berikutnya
Senate Majority Leader John Thune mengonfirmasi bahwa Senat berencana untuk menjadwalkan pemungutan suara ketika para legislator kembali dari masa reses. Itu menjadikan September sebagai jendela waktu yang realistis berikutnya. Apakah perseteruan bipartisan mengenai penegakan etika dapat diselesaikan sebelum itu masih menjadi pertanyaan utama.
Bagi XRP, Aljarrah percaya bahwa penundaan ini tidak meniadakan peluang. Modal institusional yang ia maksud tidak menghilang seiring berjalannya waktu. Pengesahan RUU itu akan memberikan kerangka kerja yang dibutuhkan institusi-institusi tersebut untuk mulai bertindak.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Goldman Sachs menilai iPhone lipat Apple: harga "terjangkau", pengiriman tahun ini bisa mencapai 35 juta unit
Laporan Goldman Sachs menyatakan bahwa iPhone Duo, dengan desain "tertipis dalam sejarah" dan harga yang "terjangkau", berpotensi membuka pasar massal. Prediksi pengiriman tetap pada 14 juta hingga 35 juta unit pada tahun 2026. Peningkatan produk baru pada engsel, pendinginan, dan kamera akan membawa keuntungan bagi rantai pasokan di Greater China seperti Foxconn.

Saham Jepang ditutup naik 0,2%

